Berita Video

Rapat Pleno Rekapitulasi DPTHP2 Diskors Besok Pagi, Ini Pertimbangan KPU Kota Pontianak

Kita ingin memastikan malam ini juga apakah data tersebut benar-benar belum masuk atau sudah masuk

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pelaksanaan pleno DPTHP 2 KPU Kota Pontianak terpaksa diskors oleh lantaran adanya rekomendasi bawaslu Kota Pontianak terkait adanya pemilih yang telah meninggal dunia yang masih masuk dalam DPT, pemilih baru, dan data pemilih yang terjadi kekeliruan komponen datanya.

Komosioner KPU Kota Pontianak Deni Nuliadi mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan data yang diserahkan oleh Bawaslu dengan data DPTHP2 yang telah diinput.

Baca: Rossa Ungkap Alasan Maia Estianty dan Irwan Mussry Tutup Mulut Soal Gosip Resepsi di GBK

"Kita ingin memastikan malam ini juga apakah data tersebut benar-benar belum masuk atau sudah masuk. Kalau memang belum akan kita masukan, kalau sudah ada tidak akan kita masukan," ujarnya sesaat setelah rapat pleno di skors, Senin (12/11/2018) malam.

Begitu juga terhadap data pemilih yang sudah meninggal dunia yang belum di TMSkan juga akan dicek datanya apakah memang benar belum di TMSkan dari sidalih.

"Karena pencermatan data tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama yakni sekitar dua sampai tiga jam sehingga kasihan peserta dari parpol yang menunggu terlalu lama. Akhirnya rapat pleno diskors sampai besok pagi," ujarnya. 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved