Rumaksi Launching Program Bogor Plus Plus

Program ini adalah memutar film keliling di beberapa daerah yang ada di Kota Singkawang dimulai dari karya film Nenek Bangun.

Rumaksi Launching Program Bogor Plus Plus
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Ruang Muda Kreatif (Rumaksi) Kota Singkawang melaunching program nogo plus plus dan memberikan penampilan teater berjudul dua wajah di Mes Pemda, Jalan Pemuda, Rabu (7/11/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Ruang Muda Kreatif (Rumaksi) Kota Singkawang melaunching program nogo plus plus dan memberikan penampilan teater berjudul dua wajah di Mes Pemda, Jalan Pemuda, Rabu (7/11/2018) malam.

Program ini adalah memutar film keliling di beberapa daerah yang ada di Kota Singkawang dimulai dari karya film Nenek Bangun.

"Film Nenek Bangun ini diproduksi oleh orang Singkawang," kata Ketua Rumaksi Kota Singkawang, Trino Junaidi.

Sementara penampilan Teater ini menceritakan tentang dua wajah perwakilan toleransi yang ada di Kota Singkawang terutama di Pasar Hongkong.

Baca: Terbakar, Rumah Karyawan PTPN XIII Ngabang Rata dengan Tanah

Di situ bercampurnya beragam etnis yang ada di Kota Singkawang berbaur menjadi satu.

Pada tahun 80an, terjadi banjir besar. Hal itu menyebabkan kemalangan. Ada luka di sana walaupun mendapat musibah berbagai macam etnis tetap bergotong royong untuk menyelesaikan masalah ini.

"Harapannya dengan launching program ini bisa menjadi percikan supaya ke depan teman-teman bisa berkarya lebih banyak," harapnya.

Satu di antara Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Singkawang, Syarif Hadid Al Kadrie sangat mendukung kegiatan seperti ini.

"Industri kreatif di Singkawang sudah luar biasa. Saya mendukung untuk kegiatan seperti ini," tuturnya.

Kota Singkawang punya potensi karena beberapa film nasional yang di bioskop mengambil lokasi syuting di sini.

Tidak menutup kemungkinan orang sudah melirik Kota Singkawang ini karena mempunyai potensi.

Dirinya ingin menjadikan ekonomi kreatif subsektor film ini menjadi suatu peluang bisnis bagi anak-anak Singkawang.

"Jadi kita buatlah terobosan-terobosan baru supaya orang lebih kenal dengan Kota Singkawang," ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kota dapat memberikan support kepada pelaku usaha kreatif di Kota Singkawang.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved