CCTV Hilang, Kuasa Hukum Sebut Ada Kejanggalan sebelum Penangkapan Habib Rizieq

Hal itu diungkapkan Sugito Atmo Prawiro saat menjadi narasumber dalam program 'Apa Kabar Indonesia Pagi' tvOne, Kamis (8/11/2018).

CCTV Hilang, Kuasa Hukum Sebut Ada Kejanggalan sebelum Penangkapan Habib Rizieq
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum FPI Habib Rizieq berjalan saat akan mengikuti gelar perkara Gubernur Non Aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait kasus dugaan penistaan agama di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11/2016) silam. Bareskrim Mabes Polri melakukan gelar perkara dengan agenda mendengarkan keterangan dari beberapa saksi dan ahli. 

Agus khawatir bila yang dituduhkan pada Rizieq berkaitan dengan keamanan Kerajaan Arab Saudi yang bisa terancam.

Karena, apabila hal tersebut yang dutuduhkan, maka lembaga yang akan menangani adalah lembaga super body Saudi yang ada di bawah Raja yang dikenal dengan Riasah Amni ad-Daulah atau Presidency of State Security.

Dikutip dari Kompas.com, Agus menerangkan jika pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada Rizieq.

"KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah akan selalu memberikan pendampingan kekonsuleran dan pengayoman kepada Rizieq Shihab dan seluruh WNI para ekspatriat Indonesia yang menghadapi masalah hukum berada di Arab Saudi. KBRI dan KJRI akan mewakafkan diri untuk pemihakan dan pelayanan kepada seluruh ekspatriat Indonesia di Arab Saudi," kata Agus. (TribunWow.com/ Rekarinta Vintoko)

Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved