Puncak Gelaran Budaya Robo-robo, Keraton Mempawah Berikan Gelar Kepada Sejumlah Tokoh

Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya menyatakan bahwa pemberian gelar ini sebagai bentuk Apresiasi Keraton dan Masyarakat Mempawah

Puncak Gelaran Budaya Robo-robo, Keraton Mempawah Berikan Gelar Kepada Sejumlah Tokoh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Plt Bupati Mempawah Gusti Ramlana saat di atas panggung pada puncak Perayaan Robo-robo, Rabu (07/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID,MEMPAWAH- Perayaan puncak Robo - Robo di Kabupaten Mempawah telah terlaksana dengan baik.

Pada kesempatan ini, Keraton Amantubillah Mempawah Memberikan memberikan gelar kepada 6 Tokoh terpilih.

Baca: Pesawat Tempur Hawk Skadron Udara 1 Lakukan Atraksi Meriahkan Acara Robo-Robo di Mempawah

Baca: Puncak Robo - Robo, Raja Mempawah Sebut Budaya Pemersatu

Adapun nama-nama yang mendapatkan gelar dari Keraton Amantubillah Mempawah yakni Gusti Ramlana yang mendapat anugerah Yang Mulia Sri Setia Ada dan mendapat gelar Pangeran Nata Pradja.

Kedua yakni Haji Mustafa Muhammad As'Ad, yang di beri Anugerah Yang Mulia Sri Setia Amantubillah dan Mendapat Gelar Pangeran Petta Naba.

Ketiga Daniel Johan anggota DPR RI yang turut hadir pada kegiatan ini diberi Anugerah Yang Mulia Sri Setia Amantubillah dan mendapat gelar Pangeran Nata laksana

Lalu Letkol Pom Muhammad hari Ambon Yang dianugerahi Yang Mulia Jasa Amantubillah dan mendapat gelar Pangeran Anom.

Selanjutnya Eka Fransiska Indraswari Wijayadewi yang di beri anugerahi Yang Mulia Bakti Amantubillah dan Mendapat Gelar Datin Petinggi

Selanjutnya Laksamana pertama TNI Gregorius Agung diberi Anugerah Yang Mulia Sri Setia Amantubillah dan Mendapat gelar Pangeran Wira jaladhi Nagara.

Raja Mempawah, Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya menyatakan bahwa pemberian gelar ini sebagai bentuk Apresiasi Keraton dan Masyarakat Mempawah atas peran serta tokoh - tokoh tersebut untuk Mempawah.

Ia menilai ke enam orang yang telah di berikan gelar adalah orang yang peduli akan budaya sehingga memang perlu di berikan gelar sebagai langkah untuk meningkatkan dan mempererat hubungan kekerabatan.

"Itu untuk ikatan semakin kuat dan erat, kita menilai mereka adalah orang yang peduli akan budaya,"Terangnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved