Pengelolaan Keuangan Harus Berorientasi Produktif

Pj. Sekretaris Daerah Singkawang, Bujang Syukri mengatakan pengelolaan keuangan daerah mulai

Pengelolaan Keuangan Harus Berorientasi Produktif
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pj. Sekretaris Daerah Singkawang, Bujang Syukri menyampaikan sambutan. 

Citizen Reporter
Media Center Singkawang, Vhutra

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pj. Sekretaris Daerah Singkawang, Bujang Syukri mengatakan pengelolaan keuangan daerah mulai dari penyusunan dan perencanaan anggaran, pelaksanaan, penatausahaan, akutansi dan pelaporannya semaksimal mungkin harus lebih fokus terhadap kegiatan yang berorientasi produktif dan memiliki manfaat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah dan pemanfaatan teknologi informasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Bujang Sukri saat mebuka Focus Group Discussion (FGD) Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) di Hotel Dangau, Senin (5/11). FGD diikuti kepala OPD, bendahara pengeluaran, bendahara penerimaan serta operator SIPKD.

Baca: Tingkatkan Akurasi Data Peserta PBI-APBD BPJS Kesehatan Rekonsiliasi Dengan Pemda Se-Kalbar

Untuk mewujudkan misi Kota Singkawang ke empat yaitu pemerintah yang bersih, tegas, amanah dan efektif yang berorientasi pada pelayanan publik yang prima berbasis teknologi informasi dan komunikasi, Bujang Syukri berharap dengan SIKD yang terintegrasi secara real time dapat menyampaikan informasi kemajuan perkembangan sistem informasi teknologi pengelolaan keuangan daerah yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Core Banking.

SIKD yang telah terintegrasi secara real time diharapkan dapat menyampaikan perkembangan sistem informasi keuangan daerah dengan sistem core banking,” harapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Muslimin mengatakan FGD dilaksanakan untuk menyampaikan informasi kemajuan pengembangan dan perkembangan sistem informasi teknologi pengelolaan keuangan daerah yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Core Banking.

"Sistem Informasi Core Banking saat ini adalah dengan Bank Kalbar,” kata Muslimin.

Di FGD ini juga, katanya akan disampaikan perkenalan beberapa menu dan core pendukung SIKD yang akan memperkaya tools ASN dalam melaksanakan tugas dalam fungsi pengelolaan keuangan dan persediaan barang daerah di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang.

Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, terlebih dalam mendukung Transaksi Non Tunai sebagaimana diamanatkan dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota seluruh transaksi penerimaan dan pengeluaran daerah wajib dilakukan non tunai.

"Tahun 2018 Pemerintah Kota Singkawang sudah melakukan SE tersebut. Untuk meningkatkan ketaatan dan efektivitas kita selalu akan melakukan evaluasi dan perbaikan dalam mengimplementasikannya" katanya. 

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved