Nehemia Sebut Sektor Pariwisata Kota Singkawang Sangat Potensial

Hal ini akan berimbas langsung kepada program sektor pariwisata tidak akan berjalan maksimal karena tidak didukung kebijakan anggaran pusat.

Nehemia Sebut Sektor Pariwisata Kota Singkawang Sangat Potensial
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Anggota DPRD Kota Singkawang, Nehemia. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Anggota DPRD Kota Singkawang, Nehemia mengatakan, sektor pariwisata Kota Singkawang sangat potensial sebenarnya.

Pertama hotel. Pendapatan dari sektor perhotelan masih sangat rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan perhotelan di Kota Singkawang.

Baca: Sat Narkoba Singkawang Tangkap Pelaku Pemilik 18,59 Gram Diduga Sabu

Baca: Pemerintah Singkawang Godok Tarif Masuk Objek Wisata

Kedua restoran. Orang Singkawang itu hobby kuliner, makanan apa saja ada di Kota Singkawang, tetapi pendapatan retribusi restoran diakui masih belum maksimal.

Hal ini dibuktikan dengan pendapatan dari retribusi sering kali tidak mencapai target yang maksimal.

"Hal ini berimbas kepada pembiayaan pembangunan infrastruktur yang berujung kepada defisit anggaran," katanya, Selasa (6/11/2018).

Wali Kota Singkawang dalam Visi Misinya akan menjadikan Singkawang sebagai kota Pariwisata.

Bahkan hal itu sejalan dengan program pemerintah pusat, tetapi hal ini berbanding terbalik dengan kinerja yang dilakukan oleh penanggungjawab sektor pariwisata dalam hal ini Dinas Pariwisata.

Beberapa waktu lalu pihaknya lintas komisi menyambangi kementrian pariwisata di Jakarta.

DPRD mendapatkan informasi bahwa Kota Singkawang tidak mendapatkan dukungan anggaran untuk sektor pariwisata karena pengajuan anggaran yang seharusnya diajukan oleh Dinas Pariwisata tidak dilakukan.

Hal ini akan berimbas langsung kepada program sektor pariwisata tidak akan berjalan maksimal karena tidak didukung kebijakan anggaran Pemerintah pusat.

"Sudah dipastikan tahun 2018 hingga 2019 anggaran sektor pariwisata hilang karena tidak diusulkan oleh Pemerintah Kota Singkawang," ungkapnya.

Wali Kota melalui Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata harus serius melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendukung program Kota Pariwisata yang diimpikan wali kota.

Sektor pariwisata harus dikuasai oleh pemerintah, jika diberikan kepada masyarakat harus jelas apa yang wajib swasta berikan sebagai kontribusi kepada pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarakat dan mendukung PAD melalui sektor pariwisata.

"Jika hal ini masih seperti sekarang ini, rasanya mimpi kita jadikan pariwisata sebagai sektor unggulan akan menjadi mimpi saja yang tidak jelas kapan impian itu terwujud karena tidak dibarengi dengan kebijakan yang strategis dari wali kota melalui Kadis Pariwisata," ucap Nehemia.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved