Dugaan Pencuikan Anak

Ajun Diduga Jadi Korba Penculikan, Kapolsek Pontianak Timur Masih Kategorikan Sebagai Anak Hilang

Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Suhar mengungkapkan untuk sementara ini Anjong alias Ajun (1,3) tahun masih dikategorikan anak hilang.

Ajun Diduga Jadi Korba Penculikan, Kapolsek Pontianak Timur Masih Kategorikan Sebagai Anak Hilang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DAVID NURFIANTO
Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Suhar bersama Tokoh Masyarakat di TKP Jl. Dara Nandong Komplek Villa Ria Indah Kel.Tanjung Hulu Kec.Pontianak Timur, senin (5/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Suhar mengungkapkan untuk sementara ini Anjong alias Ajun (1,3) tahun masih dikategorikan anak hilang.

"Hal ini di karena belum adanya hasil penyidikan yang menyatakan ini diculik," ujarnya kepada Tribun di TKP Jl. Dara Nandong Komplek Villa Ria Indah Kel.Tanjung Hulu kec.Pontianak Timur, senin (5/11/2018).

Ia menjelaskan sampai saat ini Polsek bergabung bersama Polresta serta meminta bantuan Ditreskrimum Polda Kalbar, yang menerjunkan Unit K-9 dalam mencari jejak anak yang yang hilang disekitar TKP.

Lanjutnya terkait pemberitaan dimedsos, mengenai mobil jazz hitam yang terekam CCTV, untuk diketahui bahwa mobil itu adalah mobil anggota polisi yang sedang melaksanakan kegiatan sehari-hari didaerah ini.

Baca: Ukir Sejarah Baru, Sekadau Pecahkan Rekor MURI Pakaian Telok Belangak Terbanyak

"Hal itu tidak ada hubungannya dengan kejadian hilangnya anak, dikarena limit waktu dari kejadian sangat jauh, mobil itu melintas satu jam sebelum kejadian," ungkapnya.

Ia menuturkan proses penyelidikan masih berlanjut, dimana Tim Gabungan juga masih memintai keterangan dari beberapa orang selain keluarga korban.

"Saat ini kita juga menerjunkan PPA Unit Reksrim Polresta untuk mengambil keterangan, terhadap anak yang ikut bermain bersama di tempat kejadian," ucapnya.

Saat ini Unit K-9 juga lagi bekerja, untuk mencari korban, "kita juga belum bisa memberikan kesimpulan, karena saat ini korban belum ditemukan, masyarakat juga membantu mencari, harapannya semoga cepat ditemukan," jelasnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah menjustifikasi bahwa kejadian ini adalah penculikan, padahal belum di ketahui bahwa ini merupakan tindakan penculikan.

Sehingga untuk sementara anak ini masih dikategorikan anak hilang, karena disekitar TKP saat dilakukan pencarian juga belum ditemukan.

"Saya berharap kepada masyarakat untuk dapat tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan adanya berita hoax terhadap terjadinya masalah penculikan anak, serta tetap menyerahkan permasalahan ini kepada aparat kepolisian," pungkasnya.

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved