Bupati Landak Karolin Lantik Kades Hasil Pilkades Serentak

Bupati Landak Karolin Margret Natasa melantik sembilan Kepala Desa (Kades) terpilih pada Pemilihan Kepala Desa

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Bupati Landak Karolin Margret Natasa melantik sembilan Kades di Aula Besar Kantor Bupati Landak pada Kamis (1/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak Karolin Margret Natasa melantik sembilan Kepala Desa (Kades) terpilih pada Pemilihan Kepala Desa (Pikades) serentak tahun 2018 pada Kamis (1/11/2018) pagi.

Kesembilan Kades tersebut adalah Kades Sepahat Roni Barani, Kades Padang Pio Andi, Kades Saham A Musmuliadi, Kades Caokng Anus, Kades Sungai Segak Edy Saputra.

Kemudian Kades Kumpang Tengah Martinus, Kades Andeng Mustopo, Kades Amboyo Inti Sugito, dan Kades Selange Kurniawan. 

Baca: Seluruh Pengurusan Perizinan Di DPMPTSP Ketapang Beralih ke Online

Pelantikan dan pengambilan sumpah  janji jabatan Kades dilaksanakan di Aula Besar Kantor Bupati Landak, dengan dihadiri Forkopimda dan para Kepala OPD Landak.

Dalam arahannya, Karolin berharap kepada para Kades yang dilantik untuk jangan sombong. Namun harus saling mengharagi atasan, karena ada Camata dan Bupati.

"Jangan merasa karena dipilih oleh masyarakat, jadi tidak patuh kepada Camat dan Bupati. Ketika dipanggil susah-susah mau datang," ujar Karolin

Kemudian, dalam penyusunan LPJ jangan terlambat. "Kalau terlambat saya potong ADDnya. Selain itu, kalau ada forum komunikasi antar Kepala Desa, silahkan berdiskusi apa yang harus dilakukan untuk memajukan Landak," katanya. 

Disampaikan Karolin juga, apa yang dikerjakan itu semuanya harus demi masyarakat.

"Harapan saya, para Kepala Desa dan aparat Desa punya kontribusi untuk memajukan Landak yang kita cintai ini," harapnya. 

Selain itu, Karolin juga mengingatkan untuk menggalakkan lagi sikap tolong menolong dan gotong royong di Desa masing-masing. "Kita masih susah, dan banyak masyarakat kita yang perlu dibantu dengan tolong menolong," pintanya. 

Begitu juga dengan Bumdes, diharapkan bisa dikembangkan. "Jaman sudah berubah, teknologi terus maju, tolong diberdayakan masyarakat yang ada. Jangan sikit-sikit rental komputer, jadi Kepala Desa sekarang harus gaul," ungkapnya

Meski diakui Bupati bahwa kondisi setiap Desa yang ada di Landak memang berbeda. Ada yang punya sinyal dan ada yang tidak. "Tapi harus berusaha untuk mencari informasi," pesannya. 

Ke depan, kita juga akan menghadapi Pileg dan Pilpres.

"Jaga situasi keamanan. Karena ada empat pilar di Desa yakni Kades, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Pulbaket. Tujuan empat pilar itu adalah untuk deteksi dini," tuturnya. 

Terakhir dirinya berpesan bahwa Kades bukan menjadi Raja di Desanya,  tapi jadi abdi dan pelayan masyarakat di Desanya. "Mari membangun Desa masing-masing, untuk kemajuan dan kesejahteraan," ajaknya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved