Tingkatkan Pemanfaatan Perlindungan Investor di Pasar Bursa, KSEI Kembangkan Aplikasi Mobile

Acuan Kepemilikan Sekuritas atau AKSes menjadi fasilitas yang disediakan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia

Tingkatkan Pemanfaatan Perlindungan Investor di Pasar Bursa, KSEI Kembangkan Aplikasi Mobile
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Kepala Unit Pemasaran dan Komunikasi Perusahaan PT KSEI, Adisty Widyasari (kiri), saat berikan cinderamata kala berkunjung ke kantor Tribun Pontianak, Selasa (30/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Acuan Kepemilikan Sekuritas atau AKSes menjadi fasilitas yang disediakan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam berikan perlindungan optimal pada investor di pasar bursa saham tanah air. Sayang, sejauh ini, pemanfaatan terhadap fasilitas ini oleh investor tergolong masih minim.

KSEI pun tak patah arang. Lembaga penyimpanan dan penyelesaian(LPP) di Pasar Modal Indonesia, yang menyediakan layanan jasa kustodian sentral dan penyelesaian transaksi efek ini, kini kembangkan aplikasi mobile yang dinamai AKSes Next-G. 

“Nantinya yang dapat memanfaatkan fasilitas AKSes Next-G tidak hanya investor, tapi juga perusahaan efek, bank kustodian, bahkan masyarakat umum," ujar Kepala Unit Pemasaran dan Komunikasi Perusahaan PT KSEI, Adisty Widyasari, dalam agenda sosialisasi dan edukasi AKSes, Selasa (30/10/2018).   

Baca: Aliansi Pemuda Mahasiswa Kalimantan Barat Gelar Aksi Damai Peringatan 90 Tahun Hari Sumpah Pemuda

Aplikasi ini menurutnya akan sangat memudahkan investor berkat fitur-fitur di dalam, sehingga akses dan penggunaannya pun terbilang sangat mudah.

Hal ini memungkinkan karena KSEI sudah bekerjasama dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri untuk memanfaatkan data kependudukan pada layanan di pasar modal.

"Sehingga nanti untuk menggunakan fasilitas AKSes Next-G ini, cukup dengan memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) saja," lanjut Adisty.

Pada 2016, kerjasama semacam ini juga telah dilakukan dengan sasaran 100 pelaku industri pasar modal. Hasilnya, melalui simulasi yang dibuat, pemanfaatan data kependudukan ini mampu mempercepat proses pembukaan rekening efek dengan tempo kurang dari 30 menit.

Penulis: Ishak
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved