Kejari Pontianak Musnahkan Sejumlah Barang Bukti Yang Tak Miliki Izin Edar

Kejaksaan Negeri Pontianak memusnahkan sejumlah barang bukti yang telah memiliki hukum tetap, yang diantaranya barang bukti kriminal

Kejari Pontianak Musnahkan Sejumlah Barang Bukti Yang Tak Miliki Izin Edar
TRIBUNPONTIANAK.CO. ID, HADI SUDIRMANSYAH
Kepala Kejari Pontianak Refli bersama Ketua PN Pontianak Tumpal Sagala, Perwakilan dari Polresta Pontianak dan BNN Kalbar musnahkan barang bukti narkotika 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kejaksaan Negeri Pontianak memusnahkan sejumlah barang bukti yang telah memiliki hukum tetap, yang diantaranya barang bukti kriminal umum, narkotika, senjata tajam serta obat-obatan yang tak mempunyai ijin edar‎ pada Selasa (30/10) Siang.

Hadir sejumlah pihak terkait seperti Kepala Pengadilan Negeri 1A Pontianak, Kepala Rupbasan Pontianak, perwakilan dari PSDKP, Satreskrim Polresta Pontianak, Dinas Kesehatan dan Perwakilan dari BNN Prov Kalbar.

Kepala Seksi Barang bukti Kejari Pontianak Susan Rosalina menuturkan untuk ‎barang bukti yang dimusnahkan yakni ‎Narkotika perkara dari awal tahun 2018 sebanyak 89 perkara yakni sabu sekitar 121 Gram, Ganja sebanyak sekitar 2,7 gram, ekstasi 5639 butir.

Baca: Fraksi Partai Demokrat Abstain Pembahasan APBD Perubahan 2018 Kota Singkawang

Selain itu‎ juga barang bukti tindak pidana perikanan sebanyak 23 perkara seperti alat tangkap dan alat komunikasi, barang bukti senjata tajam 25 perkara, barang bukti alat perjudian 15 perkara.

"Untuk barang bukti perikanan berupa kapal telah di musnahkan dengan cara di tenggelamkan ada tanggal 20 agustus 2018 lalu di perairan Pulau datuk sebanyak 18 unit,"kata mantan Kasipidum Kejari Sambas

Lanjutnya, selain itu juga, tadi sejumlah barang bukti seperti obat-obatan dan kosmetik tanpa ijin edar dari sebanyak 14 perkara juga di musnahkan.

"Pemusnahan ada berbagai cara yakni untuk narkotika di larutkan ke dalam air yang telah di campur racun serangga, dan untuk barang bukti lain ada juga di cara di bakar dan barang bukti sajam di potong menggunakan alat potong,"kata Susan Rosalina.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved