Michael Jeno Dorong Inklusi Keuangan Agar Pertumbuhan Perekonomian Nasional Lebih Baik

Inklusi keuangan menjadi aspek penting dalam mendukung pertumbuhan perekonomian nasional...

Michael Jeno Dorong Inklusi Keuangan Agar Pertumbuhan Perekonomian Nasional Lebih Baik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISHAK
Anggota Komisi XI DPR RI, Michael Jeno, saat berikan sambutan di acara penutupan Expo Pasar Keuangan Rakyat 2018, di atrium Ayani Megamal Pontianak, Minggu (28/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Inklusi keuangan menjadi aspek penting dalam mendukung pertumbuhan perekonomian nasional. Karenanya, luasan inklusi keuangan di tengah masyarakat terus didorong.

Hal ini diungkapkan anggota Komisi XI  DPR RI, Michael Jeno, saat berikan sambutan dalam acara penutupan Expo Pasar Keuangan Rakyat 2018, di atrium Ayani Megamal Pontianak, Minggu (28/10/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan, event seperti Expo Pasar Keuangan Rakyat 2018 yang digagas OJK Kalbar ini menjadi langkah penting mendorong inklusi keuangan tersebut. Karenanya, iapun beri apresiasi atas digelarnya event yang juga digagas dalam rangka peringati Bulan Inklusi Keuangan 2018 itu.

"Tentu saya mengapresiasi acara ini. Karena satu dari tulang punggung yang gerakkan ekonomi kita adalah industri jasa keuangan," ujarnya.

Ia memaparkan, pertumbuhan ekonomi negara tidak hanya bisa bertumpu pada pembelanjaan anggaran negara. Meskipun APBN terus tumbuh, di mana RAPBN 2019 bernilai Rp 2.400 triliun, hal tersebut belum cukup mendongkrak.

Sebab, pendorong utama ekonomi Indonesia saat ini menurutnya adalah ada di sektor konsumsi masyarakat. Bukan konsumsi negara.

"Pada konteks ini, jual beli itu tentu butuh dukungan dari Industri keuangan. Inilah kenapa inklusi keuangan ini harus didorong, diperluas, agar masyarakat lebih mudah menjangkau berbagai layanan jasa keuangan," sambungnya.

Ia membandingkan, APBN Indonesia beberapa tahun terakhir ada di kisaran Rp 2.300-an triliun. Namun, dana yang berputar di industri keuangan menurutnnya jauh lebih besar, sehingga punya dampak multipel yang lebih baik jika dikelola baik.

Mendorong inklusi keuangan lebih besar, jadi satu di antaranya. Dengan demikian, semua masyarakat tahu dan punya akses terhadap produk layanan jasa keuangan secara lebih baik.

"Industri keuangan bisa berkali-kali lipat (nilainya) dari APBN. Sehingga kami dari DPR RI, terus mendorong pemerintah mempercepat memperluas inklusi keuangan ini," pungkasnya. 

Penulis: Ishak
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved