Kirab Budaya 2018 di Mempawah, Ini Pesankan untuk Pemuda Millennial

Dalam rangka Sumpah pemuda yang ke 90 di tahun 2018, Kemenpora RI menggelar kegiatan Kirab Pemuda 2018.

Kirab Budaya 2018 di Mempawah, Ini Pesankan untuk Pemuda Millennial
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pembacaan Sumpah Pemuda di Panggung Ria Terminal Mempawah oleh seluruh Peserta Kirab Pemuda di Kabupaten Mempawah. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dalam rangka Sumpah pemuda yang ke 90 di tahun 2018, Kemenpora RI menggelar kegiatan Kirab Pemuda 2018.

Kegiatan Kitab Pemuda ini di laksanakan serentak di 100 Kabupaten / Kota di Indonesia, dan Kalimantan Barat mendapat kehormatan untuk mengadakan kegiatan ini di 4 Daerah yakni Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Mempawah, dan Kabupaten Sambas.

Di Kabupaten Mempawah sendiri kegiatan ini di pusatkan di panggung Ceria Terminal Mempawah, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah. Sabtu (27/10/2018) malam.

Dengan bertajuk Panggung Pemuda, kegiatan yang di ikuti oleh ratusan pemuda dan pemudi dari berbagai organisasi kepemudaan ini berlangsung meriah.

Pada kegiatan ini, para pemuda menampilkan berbagai atraksi seni budaya untuk menghibur seluruh pengunjung yang ada.

Tarian Multi Etnis, atraksi Pencak Silat, Seni Tundang, seni musik Perkusi, dan lain sebagainya.

Dan pada akhir acara ini, seluruh pengunjung dan tamu undangan yang hadir bersama - sama membacakan sumpah pemuda.

Nandar Rezky R selaku koordinator kegiatan di Kabupaten Mempawah, sekaligus Sekjen organisasi Masyarakat POM (Persatuan Orang Melayu) berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat membuat kaum pemuda saat ini dapat mengingat dan mengambil semangat para pahlawan terdahulu ketika berjuang untuk kemerdekaan.

"Tentunya dengan agenda ini, diharap, kaum Pemuda saat ini, pemuda di jaman milenial dapat menjadi sosok Pemuda yang cerdas secara intelektual, pemuda yang berprestasi, pemuda yang kreativ dan inovatif, sehingga dapat memberikan kontribusi yang baik bagi negara,"ujarnya.

Ia pun mengharapkan bahwa kaum pemuda saat ini juga dapat lebih berjiwa sosial tinggi, yang peduli terhadap lingkungan sekitar, dan siap di butuhkan bagi lingkungan yang memerlukan kemampuan nya.

"Kita juga ingin, pemuda ini juga cerdas secara spiritual, dengan cerdas spiritual, para pemuda ini tidak akan terpengaruh dengan hal - hal negatif, jadi saya pun tidak ingin para pemuda hanya duduk terdiam, bermain geget, tanpa aktiv dan tak peduli terhadap lingkungan,"ungkap Nandar.

Dinilainya, kegiatan ini memiliki sangat banyak manfaat.

"Dengan kegiatan ini, kita berkumpul dari berbagai perwakilan para pemuda, menghilangkan perselisihan, dan menyatukan persepsi untuk membangun lingkungan dan daerah menjadi lebih baik,"pungkasnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved