Rakor PKH Teluk Keramat, Dinsos Sampaikan Pentingnya Perbaikan Data

Selain itu setelah digelarnya rakor tersebut ia mengatakan, pemerintah Desa mesti menyipakan petugas pengumpul data di tingkat Desa

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi PKH Kecamatan Teluk Keramat, Kamis (25/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kabid PSPFM Dinsos PMD Haliman, SIP, M.Si, memaparkan terkait permasalahan data masyarakat yang kurang mampu, Kamis (25/10/2018).

Dalam pemaparannya, ia berharap kedepannya agar ada perbaikan data di tingkat paling bawah yakni di tingkat Desa yang selama ini tampaknya perbaikannya sangat lamban.

Baca: Hadir di Rakor PKH, Ini Kata Camat Teluk Keramat

Baca: Sosialisasi PKH di Kecamatan Teluk Keramat, Nilai Pentingnya Data Masyarakat Kurang Mampu

“Dengan rakor PKH ini, kita inginkan data terpadu bisa disosialisasikan kepada masyarakat sehingga nanti masyarakat mengetahui arti penting data," ujarnya, Jum'at (26/10/2018) di rilis yang di terima Tribun.

Menurutnya selama ini masyarakat miskin yang terdata di data terpadu harus memberikan laporan pada pemerintah Desa setempat, terutama pada saat setiap terjadi perubahan di dalam anggoata keluarganya.

Selain itu setelah digelarnya rakor tersebut ia mengatakan, pemerintah Desa mesti menyipakan petugas pengumpul data di tingkat Desa, hal itu perlu dimiliki oleh Desa dan nantinya akan menjadi aset Desa.

“Kita berharap nantinya secara anggaran bisa didukung oleh pemerintah Desa. Nah dengan ketersediaan anggaran dari pemerintah desa kita berharap nanti untuk perbaikan data pertugas atau pemerintah Desa tidak lagi menunggu intruksi dari Kabupaten," sambung Haliman.

Haliman menjelaskan, data merupakan suatu kebutuhan Desa yang harus dimiliki.

Maka dengan dukungan dana diperintah maupun tidak diperintahkan dari Kabupaten pihak Desa tetap melakukan perbaikan data sehingga nanti dari unsur manapun yang akan menggunakan data di Desa tidak mengalami hambatan.

“Data yang diperbaiki bisa disingkronkan dengan berbagai program misalnya PKH, SLRT, KIS. Harusnya data di Desa sudah tersedia dengan kualitas yang baik,” Pungkasnya. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved