Puluhan Siswa SDN 30 Pontianak Utara Dikabarkan Keracunan Makanan

Beredar kabar puluhan siswa SDN 30 Pontianak Utara Keracunan Jajanan, jumat (26/10/2018) pagi.

Puluhan Siswa SDN 30 Pontianak Utara Dikabarkan Keracunan Makanan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DAVID
Siswa-Siswi SDN 30 Pontianak Utara, saat dilakukan perawatan di UGD UPTD Puskeskesmas Siantan Hilir. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Beredar kabar puluhan siswa SDN 30 Pontianak Utara Keracunan Jajanan, jumat (26/10/2018) pagi.

Tribun mencoba konfirmasi pihak sekolah, dari keterangan Kepala Sekolah SDN 30 Pontianak utara, Yudit Samose membenarkan bahwa siswanya mengalami muntah-muntah

Kejadian berawal saat saat siswa mulai melakukan proses pembelajaran, pada pukul 08.00 beberapa siswa terlihat muntah-muntah.

"Sebanyak 14 siswa SDN 30 Pontianak utara dilarikan ke puskesmas 24 jam siantan hilir, korban ada yang kelas dua ada yang kelas 6," ujarnya.

Baca: Keracunan Makanan Pesta Pernikahan, 208 Warga dan Pengantian Pria Masuk Puskesmas

Diduga keracunan pentol bakar yang mereka konsumsi sebelum masuk sekolah, siswa-siswi ini harus merasakan pusing dan muntah- muntah.

Lanjutnya banyak lagi yang mengalami hal tersebut, sekira lebih dari 30 siswa namun yang lainnya langsung dibawa orang tuanya pulang.

Tukang jualan makanan tersebut menurut pengakuan siswa baru kali pertama berjualan di sekolah, karna tertarik kemudian mereka membeli jualan milik pedagang itu.

"Mamang ini kata siswa baru pertama kali jualan, jadi mereka penasaran, keterangan siswa pentolnya berwarna hitam mengeluarkan bau busuk ketika dibakar," tuturnya.

Untuk sample makanan tersebut kini sudah diamankan guna di teliti kandungannya, dan para korban sudah diperbolehkan pulang.

Plh Kanit Reskrim Polsek Pontianak Utara, Ipda Sani menuturkan kejadian ini belum bisa di benarkan bahwa anak-anak itu pusing dikarena makanan pentol.

"Sample makanan saat ini masih di periksa pihak Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Pontianak, oleh karena itu belum saatnya kita salahkan penjual pentol," pungkasnya. (mg1)

Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved