Drama Tari Batu Ballah, Hadirkan Jamal Gentayangan Sebagai Penata Musik 

Sebagai orang Makasar yang tinggal lama di Jakarta, Jamal mengaku cukup sulit saat menggarap musik untuk drama tari Batu Ballah.

Drama Tari Batu Ballah, Hadirkan Jamal Gentayangan Sebagai Penata Musik 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ BELLA
Penata musik Jamal Gentayangan (kiri), seniman sekaligus dosen di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) saat berdiskusi belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sanggar Andari Pontianak akan menggelar drama tari Batu Ballah, drama tari yang diangkat dari cerita legenda masyarakat di Kabupaten Sambas ini, menghadirkan penata musik Jamal Gentayangan, seniman sekaligus dosen di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). 

Jamal bahkan, beberapa kali datang ke lokasi tempat Batu Ballah berada, agar bisa mendalami cerita dan emosi dari legenda tersebut agar dapat ia tuangkan dalam musik. 

Sebagai orang Makasar yang tinggal lama di Jakarta, Jamal mengaku cukup sulit saat menggarap musik untuk drama tari Batu Ballah.

Baca: Sanggar Andari Pontianak Diundang Untuk Tampil di Malaysia

Baca: Batu Ballah, Drama Tari Sanggar Andari yang Akan Tampil di Malaysia

"Karena bukan orang sini, harus pahami bahasa orang Kalbar, jadi banyak mendengar lagu, tanya orang, datangi tempatnya," itulah cara yang dilakukaan Jamal untuk bisa mendalami musik yang akan disajikan dalam drama tari Batu Ballah.

Karena musik yang nantinya dihadirkan, tidak sekedar nyanyian, tapi dapat menggambarkan banyakhal, seperti ksedihan, kemarahan, suasana desa, horor, dan imaji. 

"Itukan (Drama Tari Batu Ballah) menceritakan bagaimana si ibu (Mak Risah) menghayalkan suaminya pergi jauh, bagaimana dia berjuang menghidupi kedua anaknya, bagaimana ia kecewa pada anaknya. Banyak yang ditawarkan, jadi bagaimana menggambarkan emosi dan kesedihannya," kata Jamal. 

Drama tari Batu Ballah sendiri rencananya akan ditampilkan oleh Sanggar Andari Pontianak di acara Majelis Parasmian Festival Konvekesyen di Universitas Malaysia Sarawak (UNIMAS) pada Minggu 28 Oktober 2018.
 

Penulis: Bella
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved