Pemilu 2019

Jelang Pemilu 2019, Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kalbar Siap Dideklarasikan

Sebagai bentuk penguatan lembaga demokrasi dan mengawal jalanya pesta demokrasi pada pemilu 2019 mendatang, Jaringan Demokrasi Indonesia

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Ridoino Kristo Sebastianus Melano
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat (Kalbar), Umi Rifdiyawati. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebagai bentuk penguatan lembaga demokrasi dan mengawal jalanya pesta demokrasi pada pemilu 2019 mendatang, Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) dalam waktu dekat akan mendeklarasikan diri di Provinsi Kalbar.

Ketua Presedium JaDI di Kalbar Umi Rifdiyawati menjelaskan JaDI merupakan organisasi Perkumpulan yang didirikan oleh mantan penyelenggara Pemilu baik KPU maupun Bawaslu Republik Indonesia yang mempunyai spirit untuk memperkuat lembaga demokrasi.

"Secara Nasional deklarasinya kemarin pada 14 Agustus 2018 di Jakarta. Untuk deklarasi masih dalam tahap pembahasan internal," ujarnya melalui aplikasi pesan singkat, Kamis (25/10/2018).

Baca: Polisi di Singkawang Ciduk Dua Pelaku Curanmor

Umi mengatakan peran strategis yang akan dilakukan JaDI antara lain adalah melakukan diskusi tentang isu-isu aktual misalnya terkait pelaksanaan tahapan pemilu. Kendati demikian, kata Umi tidak menutup kemungkinan menyampaikan saran dan masukan kepada penyelenggara pemilu di daerah.

"Untuk sementara lingkupnya di isu tentang pelaksanaan tahapan pemilu. Untuk kabar selanjutnya nanti akan disampaikan informasi lebih lanjut," ujarnya.

Penulis: Stefanus Akim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved