Pengelolaan Investasi Keuangan Harus Legal dan Logis
“Sehingga para peserta dapat memahami dan mengetahui tata cara pengelolaan investasi keuangan yang legal dan logis,” ujar Zakaria.
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar sosialisasi di aula gedung PKK Jl. Merdeka Timur, Rabu (24/10). Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Zakaria yang hadir pada kegiatan tersebut sangat mengapresiasi, bahkan ia meminta para peserta sosialisasi dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik dan seksama.
“Sehingga para peserta dapat memahami dan mengetahui tata cara pengelolaan investasi keuangan yang legal dan logis,” ujar Zakaria.
Baca: SMAN 1 Mandor Laksanakan Reuni Akbar
Baca: Tak Seperti Sekarang, Begini Bentuk Sayuran dan Buah-Buahan di Masa Lalu, Pisang Paling Beda!
Ia mengatakan, investasi merupakan salah satu instrumen keuangan yang dapat memberikan keuntungan lebih dibandingkan dengan menabung.
Zakaria berharap, para peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut guna menggali dan mencari tahu apa saja yang harus diketahui dalam memahami seluh beluk investasi yang benar. Sehingga, bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Dengan investasi yang legal dan logis oleh pelaku usaha diharapkan dapat mengendalikan inflasi di Kabupaten Sekadau dengan program 4 K, yaitu ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga dan komunikasi yang efektif,” jelasnya.
Zakaria juga mengapresiasi Anggota DPR RI Dapil Kalbar yang didampingi mitra kerja Komisi XI, yaitu OJK yang telah melaksanakan sosialisasi tersebut.
“Semoga kegiatan ini dapat membangkitkan semanat dan motivasi bagi masyarakat terutama pelaku usaha yang berada di Bumi Lawang Kuari,” harapnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI, Sukiman mengatakan, pihaknya mengajak perbankan dan OJK dalam sosialisasi tersebut. Sehingga, kata dia, masyarakat menjadi tahu dan jelas kemana akses permodalan dalam meningkatkan usaha.
“Itu yang paling penting. Apalagi, banyak sekali program pemerintah yang bisa dilakukan. Cuma memang kendalanya suku bunga dan lain sebagainya,” kata dia.
Politisi Fraksi PAN itu berharap, kedepan pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan bisa menekan suku bunga. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil.
“Bila perlu suku bunganya dibawah 5 persen. Itu kami sampaikan kepada Menteri Keuangan. Tapi ini juga menyangkut kemampuan keuangan negara dalam menanggung subsidinya. Ini keberpihakan kepada masyarakat ekonomi kecil yang perlu perhatian, bila perlu lakukan subsidi silang,” jelasnya.
Sukiman berharap, melalui kegiatan tersebut tujuan yang ingin dicapai bisa tersampaikan. Hal ini, kata dia, salah satu bentuk kepeduliannya untuk hadir bersama dengan masyarakat dengan menghadirkan OJK sebagai narasumber dan perbankan serta pemerintah daerah.
“Jangan sampai indah bunyinya program. Tapi dilapangan masih banyak kendala. Apa yang menjadi permasalahan dimasyarakat bisa tersampaikan melalui kegiatan ini,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sosialisasi_20181024_182459.jpg)