Audiensi ke Pemkot, POM Harap Ada Pekan Budaye Melayu

Adapun usulan yang telah disampaikan pihak POM adalah Dukungan Pelaksanaan Pekan Budaye Melayu 2019 (PBM-1) sebagai Event Akbar

Audiensi ke Pemkot, POM Harap Ada Pekan Budaye Melayu
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Pengurus POM berfoto bersama dengan Plt Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai audiensi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Persatuan Orang Melayu (POM) melakukan audiensi kepada Plt Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, di Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (17/10/2018).

Ketua Umum POM, Agus Setiadi, memaparkan Audiensi POM yang berisikan pengurus DPP, DPD, DPC se-Kota Pontianak, Satria Pembela Melayu (SPM) dan dan Persatuan Puan Melayu (PPM)
kepada pihak Pemkot Pontianak berjalan lancar. Bahkan Plt Wali Kota Pontianak yang juga sekaligus Wali Kota Pontianak terpilih Edi Rusdi Kamtono yang menerima langsung.

Dalam silaturahmi ini Kadisporapar dan Plt Kadisdikbud serta jajaran turut mendampingi Edi Rusdi Kamtono menerima kunjungan POM.

Baca: LKPJ Akhir Jabatan Wali Kota Pontianak 2014-2018, Ini 31 Rekomendasi DPRD Pontianak

Baca: Meriahkan Pontianak Expo 2018, 90 Stan dari Berbagai Daerah Ikut Berpartisipasi

"Alhamdulillah semua item usulan POM didukung dan disetujui oleh beliau. Kami ucapkan terimakasih atas kepedulian beliau. Kami juga akan berada terdepan menjaga Bapak. Jadi saat ini tinggal menunggu tindak lanjut dari Pemkot, semoga beberapa kebijakan yang telah disampaikan bisa terealisasi dalam waktu dekat ini," ungkap Agus Setiadi dalam rilisnya kepada tribunpontianak.co.id, Jumat (19/10/2018).

Adapun usulan yang telah disampaikan pihak POM adalah:

1. Dukungan Pelaksanaan Pekan Budaye Melayu 2019 (PBM-1) sebagai Event Akbar Tahunan Melayu di Kota Pontianak

2. Dukungan Pemakaian Baju Melayu (Baju Telok Belanga dan Baju Kurong) setiap Jumat di Lingkungan Instansi dan Sekolah di bawah naungan Pemkot melalui Perwa dan kedepan Perda.

3. Dukungan Penambahan aksara Arab Melayu pada plang Nama-Nama Jalan dan Gang se-Kota Pontianak

4. Dukungan Pembangunan Rumah Panggung sebagai Icon Wisata Baru dan Pusat Event, Kuliner Khas, Edukasi serta Pertunjukan Seni Budaya Melayu

Baca: Pegawai Sekretariat DPRD Pontianak Giat Berlatih Tari Jepin, Tonton Videonya

Baca: Hujan di Sintang Rata-rata Mulai Sore Hari, Berikut Penjelasan BMKG dan Cara Memprediksinya 

5. Dukungan Mata Pelajaran Budaya Melayu sebagai Muatan Lokal Wajib di Sekolah di bawah Pemkot termasuk Belajar Aksara arab Melayu.

6. Dukungan Pelaksanaan Survey, Kajian dan Pembuatan Buku-buku Melayu baik Sejarah, Adat Istiadat, Ragam Budaya, Bahan Ajar Muatan Lokal, Khazanah dan Warisan Peninggalan Melayu di Kota Pontianak.

"Oleh karena itu, kepada Anggota POM dan masyarakat Melayu di Kota Pontianak, mari kita dukung, jaga dan amankan semua kebijakan untuk memperkuat identitas lokal "Melayu" di Kota Pontianak menuju Kota Pariwisata Sadar Budaya," imbaunya. (*)

Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved