Breaking News:

Tiga Rumah Warga Hangus Terbakar, Polisi Menduga Pemicunya dari Lilin

Memang rumah pak Baso sebelumnya itu gelap karena pemilik rumah kos tidak membayar tagihan listrik

Editor: Jamadin
ISTIMEWA
Kebakaran terjadi di Jl Tanjung Pitang, RT 6, RW 8, Kelurahan Sambung Jawa, Mamajang, Makassar, Rabu (17/10/2018) malam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MAKASSAR - Penundaan pembayaran tagihan listrik berujung tragis. Kasus tunggakan pembayaran listrik ini terjadi di Jl Tanjung Pitang, RT 6, RW 8, Kelurahan Sambung Jawa, Mamajang, Makassar, berujung terjadi kebakaran, Rabu (17/10/2018) malam sekitar pukul 23.55 Wita.

Awalnya membakar rumah seorang warga, H. Baso Lolo (49) yang merupakan sebuah rumah kosan.

Kapolsek Mamajang Kompol Daryanto mengatakan, kebakaran di kosan milik H. Baso diduga dari lilin terjatuh ditempat yang mudah terbakar, seperti kasur.

"Memang rumah pak Baso sebelumnya itu gelap karena pemilik rumah kos tidak membayar tagihan listrik," kata Daryanto saat dikonfirmasi, Kamis (18/10/2018).

Lanjut Kompol Daryanto, karena H. Baso Lolo tidak membayar tagihan sehingga para penghuni rumah kost menyalakan lilin sebagai ganti untuk penerangan.

Baca: Keterwakilan 30 Persen, Wujud Emansipasi Wanita Atau Hanya Sekedar Pemenuhan Kuota

"Jadi tidak menutup kemungkinan lilin yang dibakar until pengganti penerangan terjatuh di tempat yang mudah terbakar hingga berakibat kebakaran," lanjutnya.

Kebakaran tidak hanya terjadi di rumah kosan milik Baso, tapi dua rumah yang berdekatan dengan rumah, Tabir (48) dan Sita (52) juga alami kebakaran.

Kompol Daryanto, api berhasil padam sekitar pukul 00.45 saat pihak Damkar Makassar mengerahkan lima unit mobil Damkar ke lokasi kebakaran tersebut.

"Jadi ada lima unit Damkar ke lokasi dan alhamdulillah bisa teratasi dengan cepat, ada juga dari tiga orang petugas PLN ke lokasi kebakaran," jelas Daryanto. 

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved