Mendagri Tanggapi Rencana Bawaslu Panggil 11 Kepala Daerah yang Deklarasi Dukung Jokowi

Tjahjo yakin kepala daerah yang sudah menyatakan diri mendukung Jokowi 2 periode itu mengerti batas-batas peraturan,

KOMPAS.COM
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tidak mempersoalkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang berencana mengklarifikasi kepala daerah yang menyatakan dukungannya kepada Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang.

"Saya kira enggak ada masalah kalau Bawaslu memanggil teman-teman kepala daerah. Ya dijawab saja. Hadir saja," ujar Tjahjo di Kompleks Istana Presiden, Selasa (16/10/2018).

Baca: Masuk Tim Kampanye Jokowi-KH Maruf dan Nyalon DPD RI, Ini Penjelasan Sukiryanto

Baca: Bupati Bekasi Tersangka Proyek Meikarta, Mendagri Instruksikan Gubernur Jabar Tunjuk Pengganti

Kebijakan itu, menurut Tjahjo, bukan berarti Bawaslu berat sebelah.

Sebagai bagian dari penyelenggara Pemilu, kebijakan Bawaslu itu pun dilakukan hanya untuk memastikan bahwa pilihan politik kepala daerah itu tidak sampai berdampak pada pelanggaran aturan.

Tjahjo juga mengatakan bahwa publik jangan langsung menjustifikasi kebijakan Bawaslu tersebut sebagai sebuah pelanggaran yang dilakukan para kepala daerah pendukung Jokowi.

Baca: Masuk Tim Kampanye Jokowi-KH Maruf di Kalbar, Ini Kata Christiandy Sanjaya

Baca: Menantu Presiden Jokowi Ingin Beli Rumah Mewah Laudya Cynthia Bella, Harganya Wow!

Tjahjo yakin kepala daerah yang sudah menyatakan diri mendukung Jokowi 2 periode itu mengerti batas-batas peraturan, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

"Karena apapun, pegangan mereka adalah undang-undang, PKPU serta hal-hal yang sudah menjadi kesepakatan oleh Bawaslu. Begitu saja. Kita ikuti semua aturan, semua PKPU, termasuk semua aturan yang disepakati oleh Bawaslu," ujar Tjahjo.

Diberitakan, Bawaslu Provinsi Riau akan melakukan pemanggilan terhadap gubernur Riau terpilih dan wakilnya serta kepala daerah yang mendeklarasikan kemenangan untuk capres Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan kepada Kompas.com, Rabu (10/10/2018).

Langkah pemanggilan tersebut, diputuskan setelah melalui pembahasan dalam Rapat Pleno Bawaslu Riau pada Rabu malam.

"Kita sudah melakukan rapat pleno terkait gubernur terpilih dan Bupati/ Wali Kota se-Riau yang menandatangani pernyataan dukungan kepada salah satu capres/cawapres pemilu tahun 2019," jelas Rusidi.

Dia mengatakan, pemanggilan gubernur terpilih serta beberapa orang bupati dan wali kota akan dilakukan pada pekan depan.

Editor: Dhita Mutiasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved