Inspektorat Kalbar Gelar Pelatihan Teknis Aplikasi SP4N Lapor

Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan pelatihan teknis bagi pejabat administrator dan pejabat penghubung aplikasi SP4N LAPOR

Inspektorat Kalbar Gelar Pelatihan Teknis Aplikasi SP4N Lapor
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Inspektorat Kalbar Gelar Pelatihan Teknis Aplikasi SP4N Lapor 

Citizen Reporter
Irma Syarifah
asisten muda Ombudsman Perwakilan Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan pelatihan teknis bagi pejabat administrator dan pejabat penghubung aplikasi SP4N LAPOR Di Lingkungan Provinsi Kalimantan Barat. Acara di selenggarakan di Aula Inspektorat Provinsi Kalbar, Selasa (16/10/2018)

Bertindak sebagai narasumber adalah dari Kemenpan RB Indra Setiawan, analis pengaduan masyarakat.

Selain menpan hadir pula dari B Trust selaku pihak ke 3, yang mendorong dan membantu pelaksanaan sosialisasi LAPOR SP4N. Sebagai moderator, irma syarifah, asisten muda Ombudsman Perwakilan Kalbar.

Baca: Terjatuh dari Kasur Saat Berhubungan, Seorang Wanita Lumpuh

Dalam paparanya, indra setiawan mengatakan bahwa LAPOR SP4N sudah ditetapkan sebagai sistem pengaduan pelayanan publik nasional dalam Peraturan Presiden No 76/ 2013 Tentang Pengelolaan Pelayanan Publik.

Dengan adanya LAPOR SP4N diharapkan sistem pengaduan menjadi efektif, terpadu dan termonitor.

Namun demikian, sistem ini tetap mengakomodir kearifan lokal atau aplikasi pengaduan lokal yang telah dimiliki masing masing daerah.

Tetapi aplikasi lokal tersebut harus memenuhi persyaratan atau sudah terbukti efektif digunakan oleh daerah.

Irbansus Prov Kalbar, Drs.Iskandar, M.AP mengatakan bahwa berdasarkan hasil dari diskusi di jakarta bersama beberapa daerah lain, kalimantan barat masih tertinggal jauh dari beberapa provinsi. Jawa Tengah, contohnya, gubernur Jateng memiliki akun LAPOR SP4N sebagai admin super yang dapat memonitoring penyelesaian pengaduan melalui aplikasi LAPOR SP4N.

Provinsi Kalimantan Barat saat ini sedang berproses untuk membangun sistem pengaduan yang terpadu melalui LAPOR SP4N.

Ombudsman RI Kalbar berharap agar SOPD pada pemprov Kalbar dapat memanfaatkan LAPOR SP4N secara maksilmal untuk memberikan pelayanan pengaduan kepada masyarakat.

Ombudsman sendiri memiliki 3 fungsi dalam LAPOR SP4N yaitu pertama, mengawasi pengelolaan dan penyelesaian penanganan pengaduan dalam hal terjadi penundaan penyelesaian pada LAPOR SP4N. Kedua, Mengelola laporan pengaduan yang didisposisikan ke Ombudsman dari sistem LAPOR, ketiga Melakukan tindak lanjut yang diperlukan untuk mendorong perubahan sistemik berdasarkan data data pengaduan untuk perbaikan penyelenggaraan negara.

Peserta yang terdiri dari pejabat penghubung dan admin berharap agar aplikasi LAPOR SP4N ini dikawal pelaksanaanya agar dalam jangka panjang benar benar menjadi sistem pengaduan yang efektif dan bermanfaat untuk masyarakat dan penyelenggara negara.

Selain itu mereka mengusulkan agar dalam LAPOR versi 3 nanti diberikan fitur koordinasi sebagai media komunikasi antar pemda atau sopd mengingat banyak laporan masyarakat yang bukan hanya wewenang 1 instansi, tetapi lintas instansi bahkan lintas pemda.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved