Beredar Kabar Terjadi "Kekerasan" pada Siswa, Ini Bantahan Kepala Sekolah

Keterangan Muryadi bertolak belakang dengan Ibu korban yang sempat mengadakan pertemuan dengan pihak sekolah

Beredar Kabar Terjadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / DAVID NURFIANTO
Kepala SMPN 9 Pontianak, ¬†Muryadi Supriyanto, S.Pd 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Beredar kabar siswa berinisial TS menjadi korban kekerasan sesama siswa sekolah SMPN 9 Pontianak.

Namun, kabar tersebut dibantah Kepala Sekolah, Muryadi Supriyanto, S.Pd.

“Tidak terjadi apa-apa, hanya kenakalan anak-anak titik ,” ujar Muryadi, Selasa (16/10/2018).

Muryadi mengatakan tidak terjadi bullying terhadap TS pada jam belajar, “Tidak ada, Itu hanya gurau jatuh,” tambahnya lagi.

Keterangan Muryadi bertolak belakang dengan Ibu korban yang sempat mengadakan pertemuan dengan pihak sekolah.

Baca: Nilai Saksi Jaksa Tak Cukup Bukti, Ini Harapan Kuasa Hukum Frantinus Nirigi pada Sidang Putusan

“Iya benar, tapi tidak apa-apa sudah diselesaikan dengan damai, saya hanya ingin memberikan efek jera agar anak-anak tidak melakukan hal seperti itu lagi,” ujar Ibu korban yang tidak ingin menyebutkan namanya.

Dari pantauan Tribun di dalam sekolah tersebut terjadi mediasi yang dilakukan secara tertutup, awak media dilarang masuk serta dihalangi oleh staff sekolahan tersebut.

Sebelumnya, siswa SMPN 9 Pontianak, TS dikabarkan menjadi korban kekerasan di sekolah, dan beredar kabar pertemuan mediasi orangtua murid dan pihak sekolah juga dihadiri Komnas HAM Kalbar.

Baca: KPU Tentukan Lokasi Pemasangan APK Pilpres

Ditemui secara terpisah, Staf Pengaduan Komnas HAM Kalbar, Yono, mengaku belum menerima laporan terkait kasus kekerasan terhadap TS. “Kami belum menerima laporan mengenai hal ini.” ungkapnya.

Komnas HAM akan menampung informasi dan berkoordinasi dengan pimpinan soal tindak lanjut kasus ini. (mg1)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved