Selain Pegawai, Terdapat Juga Masyarakat Yang Kena OTT Dalam Penegakan Perda Nomor 10 Tahun 2010

Sebanyak dua orang yang keperokok dam tertangkap tangan saat dilakukan razia dalam penegalan Perda Tahun 2010 Tentang Kawasan Tanpa Rokok

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Anggota Polisi yang tergabung dalam tim razia KTR dalam menegakan Perda nomor 10 tahun 2010 memasang stiker mengenai KTR dk Kantor Camat Pontianak Kota, Senin (15/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak dua orang yang keperokok dam tertangkap tangan saat dilakukan razia dalam penegalan Perda Tahun 2010 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dijatuhi sanksi.

Bahkan dari dua orang yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim yang terdiri dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Satpol PP Kota Pontianak, TNI dan Kepolisian ini terdapat seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Camat Pontianak Kota tengah merokok di dalam lingkungan kantor.

Baca: Video Masa Lalu Mulan Jameela Keluarga Jadi Omongan Netizen

Sedangkan seorang lagi, adalah warga yang berada di Kantor Lurah Sungai Jawi tengah yang langsung diberikan tindakan.

Kabid Penegak Peraturan Perundangan, Satpol-PP Kota Pontianak, Nazarudin menegaslan kedua diberikan tindakan karena telah melanggar aturan.

"Berdasarkan Perda Nomor 10 tahun 2010, bagi ASN yang merokok di dalam perkantoran, maka kepala institusi atau instansinya memberikan teguran tertulis sebanyak tiga kali," ucap Nazarudin saat diwawancarai, Senin (15/10/2018).

Nazarudin menjelaskan apabila yang bersangkutan sudah tiga kali diberikan teguran, namun masih mengulangi perbuatannya, maka akan dikenakan sanksi berupa denda tindak pidana ringan (tipiring) sebesar Rp500 ribu bagi ASN.

“Kalau ASN ini kan diberikan pembinaan dulu oleh atasannya sebanyak tiga kali. Nanti atasannya yang menegur yang bersangkutan," tambahnya.

Tetapi kalau masyarakat umum ditemukan merokok di KTR, misalnya di rumah sakit, angkutan umum, dan sebagainya, mereka bisa langsung disanksi tipiring atau didenda sebesar Rp50ribu.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved