Peneliti Australia Awetkan Otak Orang Mati Agar Bisa 'Dihidupkan' Kembali di Masa Depan

Cara yang dilakukan Rhoades adalah dengan menyimpan otak orang yang telah meninggal sesegara mungkin setelah mereka mati.

Pinterest
Otak Dibekukan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kehidupan dan kematian masih menyisakan misteri, bahkan hingga saat ini.

Banyak peneliti yang mengamati fenomena kematian belum bisa memecahkan permasalahan ini.

Philip Rhoades adalah salah satu peneliti yang sangat berambisi dengan misteri kematian.

Lebih dari itu, ia merupakan ilmuwan yang sangat berambisi untuk "menghidupkan" kembali orang yang meninggal.

Cara yang dilakukan Rhoades adalah dengan menyimpan otak orang yang telah meninggal sesegara mungkin setelah mereka mati.

Tujuannya, ia berharap di masa depan jaringan otak mereka dapat bertahan dan akan terbangun suatu saat nanti.

Konsepnya adalah mereka akan dihidupan kembali dengan cara menyalin isi otak ke dalam komputer dan hidup dalam realitas virtual.

Melansir dari News.com.au, Rhoades adalah pendiri laboratorium cryonik yang membekukan tubuh dalam sebuah perusahaan pelestarian otak yang disebut dengan Yayasan Arsip Neural.

Otak orang-orang yang diawetkan secara ilmiah akan disimpan, termasuk otak orangtua Rhoades yang baru saja meninggal.

Philip Rhoades
Pinterest
Philip Rhoades

Hal itu didasari pada ide sains ambisius yang dimiliki Rhoades, di mana ia percaya bahwa hanya masalah waktu teknologi akan mewujudkan mimpinya itu.

Halaman
123
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved