Breaking News:

Sekelompok Masyarakat Kalbar Kritik Gubernur Sutarmidji, Ini Reaksi Partai NasDem

Diharapkan masyarakat Kalbar jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang bisa merugikan, kemajuan pembangunan Kalbar kedepannya

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINO
Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalbar, Syarif Abdullah Alkadrie 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Anggota DPR RI dapil Kalbar Fraksi Partai NasDem Syarif Abdullah Alkadrie menyayangkan sekelompok masyarakat Kalbar yang melakukan aksi untuk mengkritik terhadap beberapa kebijakan Gubernur Kalbar yang baru dilantik yaitu Sutarmidji.

"Masyarakat harus bijak dalam melihat sejauh mana kepentingan kebijakan yang diambil oleh pak gubernur Kalbar kita. Sebab itu adalah untuk kepentingan masyarakat Kalbar itu sendiri," ujarnya kepada Tribun, Rabu (10/10/2018).

Baca: Polemik Dengan M Zeet, Sutarmidji Tanggapi Santai Surat KASN

Baca: Pernyataan Sikap MABM: Pemberhentian Sekda Sesuai Aturan

Terkait persoalan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalbar tahu 2018 mengalami defisit sebesar Rp 691 miliar, Menurut Syarif Dul itu akibat dari pemimpin sebelumnya. "Saya menduga aksi damai yang dilakukan sekelompok masyarakat tersebut, kemungkinan digerakkan oleh oknum terkait yang merasa tidak puas dan sebagainya," ucapnya.

Diharapkan masyarakat Kalbar jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang bisa merugikan, kemajuan pembangunan Kalbar kedepannya. "Biarkan pak Gubernur kita bekerja dengan baik demi kepentingan masyarakat Kalbar," ujarnya.

Selain itu Ketua DPW Partai NasDem Kalbar ini menjelaskan bahwa, mengapa Gubernur Kalbar harus menunda pelaksanaan proyek karena APBD Kalbar defisit. Sehingga dirinya lebih memilih membayar dana bagi hasil pajak ke 14 Kabupaten kota, kalau tidak kabupaten kota bisa kolaps.

"Jadi itu semua adalah untuk kepentingan masyarakat Kalbar. Maka diharapkan para sekelompok masyarakat yang melakukan aksi dua hari ini harus jeli melihat, jangan termakan oleh isu-isu merugikan kita bersama, yang sengaja digerakkan oleh oknum yang tak puas selama ini," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved