Gempa Palu

Korban Gempa dan Tsunami masih Berjatuhan, BNPB Mencatat Korban Tewas 2.010 Orang

Kota Palu mulai berangsur normal pasca-benca gempa dan tsunami yang menewaskan ribuan warganya.

Korban Gempa dan Tsunami masih Berjatuhan, BNPB Mencatat Korban Tewas 2.010 Orang
KOLASE/Istimewa
Akses transportasi darat dan laut ke Kota Palu, Sulawesi Tengah, pascaGempa Palu, di Teluk Palu, Jumat (28/9/2019) masih putus total. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Hingga Selasa (9/10/2018) pukul 13.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban tewas sebanyak 2.010 orang. 

Perinciannya korban meninggal di Palu sebanyak 1.601 orang, Sigi 222 orang, Donggala 171 orang dan 15 orang di Parigi Moutong.

Selain itu, ada satu orang meninggal di Pasangkayu, Sulawesi Barat.

 Dari jumlah itu, korban meninggal paling banyak berada di Kota Palu sebanyak 1.601 orang yang meninggal akibat terjangan tsunami. 

Baca: 50 Juta Akun Facebook Diretas, Kominfo Surati Pihak Facebook Pastikan Yang Terdampak Dari Indonesia

Jumlah korban tewas akibat bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) masih terus bertambah. 

"Semua jenazah korban sudah dimakamkan baik melalu pemakaman massal maupun pemakaman keluarga," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers, Selasa (9/10/2018), sebagamana dilansir Tribunnews dari tayangan akun youtube BNPB

Selain korban tewas, BNPB juga mencatat sebanyak 671 orang hilang. 

Gempa Susulan Masih Terus Terjadi

Hingga hari ini, Selasa (9/10/2018), gempa susulan masih terus terjadi di Palu.

Sutopo menyebu sejak gempa 7,4 SR pada 28 September hingga saat ini sudah terdapat gempa susulan sebanyak 508 gempa susulan. 

Baca: Videonya Viral, Pegulat Khabib Latihan dengan Beruang

Halaman
123
Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved