Gidot Akan Usulkan Bengkayang Jadi Sentra Industri Aspal Karet ke Pusat
Menurutnya pula, selain daripada menyiapkan lahan untuk industri, Bengkayang juga siapkan lahan untuk penanaman karet itu sendiri.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot menerangkan jika dirinya akan mengusulkan Bengkayang menjadi sentra industri aspal dari karet.
"
Memang agar karet dari masyarakat harganya bisa stabil, memang dipandang perlu pemkab dan pemprov tidak hanya berfikir kepada swasta untuk mengelola. Tentu harus lebih bagaimana mendorong terjadinya industri karet, karena karet juga bisa untuk bahan aspal," katanya, Selasa (09/10/2019).
Baca: Gidot Sebut Bengkayang Siap Jadi Sentral Aspal Dari Karet
Baca: Belum Terima Intruksi Khusus, Gidot : Mau Pilih Prabowo Silahkan, Mau Jokowi Silahkan
Jadi, lanjut Gidot, dengan adanya beberapa daerah yang sudah mengembangkan karet menjadi aspal, terlebih Kalbar satu diantara penghasil karet terbesar di Indonesia, maka baiknya di Kalbar juga melakukan terobosan baik pada pemerintah maupun swasta untuk join membuat pabrik.
"Maka dari itu, Pemda Bengkayang dengan hal seperti ini dan telah dibicarakan dengan Anggota DPR RI Daniel Johan, kita tentunya mengusulkan pada pemerintah pusat agar Bengkayang bisa dijadikan sentra industri aspal dari karet," ujarnya.
Menurutnya pula, selain daripada menyiapkan lahan untuk industri, Bengkayang juga siapkan lahan untuk penanaman karet itu sendiri.
"Kita intinya selain menyiapkan lahan untuk pabrik, kita juga siap beberapa ratus ribu hektar lahan yang bisa ditanami karet, jadi tidak hanya siap untuk pabriknya, namun juga siap bersama masyarakat mendukung penanaman karet yang memang bahan untuk aspal," katanya.