Penemuan Mayat di Sekadau

Rini Temukan Korban Dalam Kondisi Mengenaskan dan Meninggal Dunia

Rini sehari-hari pergi bekerja sebagai tukang jahit di Sekadau. Pada saat ia pulang kerumah sekitar pukul 16:30 WIB

Rini Temukan Korban Dalam Kondisi Mengenaskan dan Meninggal Dunia
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kondisi rumah korban acak-acakan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi mengungkapkan, korban pertama kali ditemukan oleh Rini yang merupakan anak korban.

Rini sehari-hari pergi bekerja sebagai tukang jahit di Sekadau.

Pada saat ia pulang kerumah sekitar pukul 16:30 WIB, Rini melihat pintu rumah dalam keadaan terbuka.

"Saat itu anak korban yang baru pulang melihat jenazah korban sudah terbaring dalam keadaan luka pada bagian wajah dan tangan sebelah kiri," ungkap Anggon.

Baca: Mayat di Sekadau, Polisi: Terdapat Luka Di Wajah Korban Saat Pertama Kali Ditemukan

Rini, anak korban lanjut Anggon mencoba memegang tangan korban untuk memeriksa denyut nadi, dan saat diperiksa sudah tidak ada denyut nadi yang berarti korban sudah meninggal dunia.

Polisi berhasil mengindentifikasi mayat korban yang ditemukan bersimbah darah di Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir.
Polisi berhasil mengindentifikasi mayat korban yang ditemukan bersimbah darah di Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI)

Melihat keadaan korban, Rini kemudian langsung menelpon sang ayah yang bernama Trimo (suami korban). Dijelaskan bahwa Trimo sang suami korban bekerja di Nanga Biang Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau, dan setiap hari selalu berangkat pada pagi hari.

"Anak korban kemudian menelpon ayahnya yang sedang bekerja untuk segera pulang, dan memberitagukan bahwa korban sudah meninggal. Anak korban kemudian juga memberitahukan kepada tetangga rumahnya sekitar 25 Meter dari rumahnya dan mengatakan kepada tetangganya bahwa ibunya sudah meninggal dunia," jelas Anggon.

Setelah itu, tetangga korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Sekadau, dan anggota langsung menuju ke TKP.

Setelah memeriksa TKP dan korban, polisi menemukan beberapa barang bukti yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut.

Diantaranya, 2 buah cangkul, 2 Buah Hanphone, 1 pasang sendal, 1 buah dodos, 1 buah bantal, dan 1 buah handuk.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved