Berita Video
Mengejutkan! PKBI Temukan 12 Siswi di Satu SMP Hamil
Dari survei tersebut diketahui, ada sekitar 100 kondom terjual dalam satu bulan sehingga hal tersebut telah memprihatinkan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Temuan 12 siswi di satu SMP di Lampung hamil mengejutkan Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Lampung Dwi Hafsah Handayani
Tribun-Video.com melansir TribunLampung.co.id, Selasa (2/10/2018), Hafsah mengatakan ada kejadian di mana satu SMP di Lampung ada 12 siswinya yang hamil. Siswi tersebut terdiri dari kelas VII, VIII, IX.
"Sekolah bilang bersih. Tapi, cek di guru BK ternyata ada muridnya yang hamil," katanya dikutip dari TribunLampung.co.id.
Selain itu, Hafsah menyampaikan, dirinya pernah melakukan survei ke apotek di sekitar kampus dan daerah kos-kosan.
Dari survei tersebut diketahui, ada sekitar 100 kondom terjual dalam satu bulan sehingga hal tersebut telah memprihatinkan.
Dia juga menerangkan, sekolah pada dasarnya memegang peranan penting dalam memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi (kespro) kepada siswanya dan untuk mencegah pergaulan bebas.
Baca: Hadiri Kegiatan Wonderful Indonesia, Ini Pesan Wakil Bupati Hairiah
Menurutnya, fokusnya bukan hanya pada kejadian tindakan asusila, tetapi upaya pencegahan.
Dia menyatakan, pihaknya telah menyelenggarakan program konseling kespro.
Programnya bukan hanya memberikan buku, tetapi juga mengajari guru cara mentransfer isi buku tersebut kepada siswanya.
Program ini telah berjalan sejak Agustus lalu di Bandar Lampung, yaitu di SMPN 13, SMPN 22, dan SMPN 25.
Baca: Tonton Videonya, Inilah Tradisi Timang dan Keindahan Danau Sentarum
Sementara itu, di luar sekolah, pihaknya bekerja sama dengan pelayanan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM).
Caranya adalah dengan memberikan edukasi terhadap komunitas yang juga berfokus dalam masalah tersebut.
Kejadian siswi hamil sebelumnya pernah terjadi di sebuah SMK di Makassar.
Yang lebih mencengangkan, siswi tersebut melahirkan di toilet sekolah saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung, Kamis (18/1/2018).
Melansir Tribunnews.com, warga Kabupaten Gowa tersebut ternyata melahirkan bayi bukan karena hubungan gelap, tetapi karena pemerkosaan.
Sementara pria berinisial B yang merupakan pelaku pemerkosaan telah ditangkap pada Sabtu (20/1/2018) saat makan coto di jalan Gagak Makassar.