Deni Nuliadi Nilai KPU Tidak Bisa Bekerja Sendiri Terkait Pemutahiran Data Pemilih

Komisioner KPU Kota Pontianak Deni Nuliadi menyadari terkait pemutakhiran data pemilih tidak bisa dilakukan oleh KPU Sendiri

Deni Nuliadi Nilai KPU Tidak Bisa Bekerja Sendiri Terkait Pemutahiran Data Pemilih
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HAMDAN
Deni Nuliadi, Komisioner KPU Kota Pontianak 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisioner KPU Kota Pontianak Deni Nuliadi menyadari terkait pemutakhiran data pemilih tidak bisa dilakukan oleh KPU Sendiri dalam hal ini KPU Kota Pontianak. KPU sangat membutuhkan masukan dan bantuan para instansi terkait, masyarakat, dan para peserta pemilu. Selasa (2/10/2018)

"Pasca deklarasi pemutahiran data pemilih dan intens komunikasi dengan anggota forum koordinasi pemutakhiran data pemilih hingga nanti didapati daftar pemilih yang benar-benar bersih guna mendukung kelancaran penyelenggaraan pemilu 2019 mendatang," ujarnya.

Deni mengatakan pihaknya juga intens melakukan koordinasi dengan disdukcapil kota Pontianak baik melalui komunikasi via telpon maupun saling tatap muka untuk saling menyingkronkan data pemilih yang dimiliki.

Baca: 4 Sekolah Ikut Lomba Sekolah Sehat, Pemda Gelar Rapat Gabungan

"Terakhir kita mendapatkan data hasi pencermatan dari dukcapil terkait data anomali, seperti adanya kesalahan penulisan nama atau bisa jadi data otu benar sehingga perlu kami pastikan kebenaranya dengan verifikasi faktual," ujarnya.

Deni mengatakan saat inu terdapat kendala yang tengah berusaha dipecahkan bersama yakni masih ada warga yang belum tergugah kesadara untuk mengurus administrasi kependudukannya. Hal tersebut sangat berimpilikasi terhadap pemutahiran data pemilih.

"Dalam UU nomor 7 tahun 2017 disyaratkan bahwa orang yang terdaftar dalam DPT adalah yang memiliki e KTP, yang sudah melakukan perekaman dan dengan komponen data yang lengkap," ujarnya.

Terkait komponen data yang lengkap, Deni mengatakan pihaknya juga mengalami kendala terkait para pemilih yang bertugas di rumah sakit, tahanan kepolisian, kejaksaan. Namun KPU bersyukur bahwa beberapa intitusi tersebut bersedia berkejasama dan mensuport KPU dalam mendata para pemilih.

"Mudah-mudah untuk pemilu 2019 ini dapat berjalan lancar," ujarnya. 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved