Polda Kalbar Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Lapas Pontianak, Ini Tersangkanya

Ada tiga kasus peredaran narkoba yang terungkap oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar

Polda Kalbar Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Lapas Pontianak, Ini Tersangkanya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Hadi Sudirmansyah
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono dan Kepala BNN Kalbar Brigjen Pol Suyatmo saat intrograsi langsung para tersangka narkoba 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Polda Kalbar merilis pengungkapan sindikat narkotika jaringan Lapas Klas II A Pontianak yang melibatkan dua warga binaan atau Narapidana

Dua warga binaan sebagai aktor utama tersebut sudah divonis oleh majelis hakim pidana Mati dan pidana penjara 20 tahun.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menuturkan pengungkapan sindikat ini kerjasama BNN dan Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Kalbar yakni Lapas Klas II A Pontianak.

Baca: Pembahasan Raperda Dilanjutkan Selasa Mendatang, Ini Penjelasan Ketua DPRD Sambas

"Ada tiga kasus peredaran narkoba yang terungkap oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar, yakni di antaranya melibatkan dua warga binaaan Lapas Klas II A Pontianak,"ujarnya pada Jumat (28/9)

Didi menambahkan pengungkapan yang pertama tindak pidana narkotika jenis sabu dengan berat barang bukti 2,4 kilogram yakni jaringan Lapas Klas II A Pontianak yang akan di kirim ke Sambas.

"Bermula  Selasa (18/9/2018), pukul 16.00 WIB, Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda Kalbar yang dipimpin Kasubdit AKBP Aries Aminnulla SIK, berhasil melakukan penangkapan  di Kota Pontianak. Dalam kasus itu, Tim mengamankan 1 orang berinsial M S dengan barang bukti narkoba  jenis sabu kurang lebih 200 gram," ujarnya.

Hasil interogasi dari tersangka MS di lapangan bahwa barang tersebut dipesan seseorang bernama RD di Kabupaten Sambas. Maka selanjutnya anggota Ditresnarkoba Polda Kalbar melakukan pengembangan dan pengejaran ke Sambas. 

“Jerih payah anggota di lapangan tak sia-sia.  Berhasil mengamankan pelaku berinisal RD berserta barang bukti,” tambah Didi.

Baca: Disdukcapil Dukung KPU Kota Pontianak Dalam Pemutahiran Data Pemilih

Kemudian di kembangkan lagi, kembali anggota mengamankan ‎ bandar berinisial DK yang diduga melakukan transaksi kembali dengan KK dengan kurirnya KK.

Halaman
123
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved