Buka Kaderisasi Tingkat Dasar, Bupati Jarot Ingin GMNI Tetap Junjung Nilai Perjuangan

Kekhasan penanaman semangat marhaenisme di kalangan generasi muda hanya dimiliki oleh GMNI.

Buka Kaderisasi Tingkat Dasar, Bupati Jarot Ingin GMNI Tetap Junjung Nilai Perjuangan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / WAHIDIN
Bupati Sintang, Jarot Winarno membuka kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sintang di Aula Bangsal Sebeji Menyurai Sintang, Jumat (28/9/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno membuka kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sintang di Aula Bangsal Sebeji Menyurai Sintang, Jumat (28/9/2018) pagi.

“Sejak awal, saya ingin sekali bertemu dengan para anggota GMNI, karena meski di Sintang belum begitu besar, namun GMNI sangat lekat dengan nasionalisme, memperjuangkan perlawanan melawan kemiskinan,” ujar Jarot.

Baca: DPD Partai Golkar Singkawang Gelar Famili Gathering Besok, Minta Seluruh Pengurus Hadir

GMNI, lanjut Jarot merupakan gerakan yang digagas oleh Sang Proklamator, pendiri Bangsa, Ir. Soekarno. Kekhasan penanaman semangat marhaenisme di kalangan generasi muda hanya dimiliki oleh GMNI.

"Meski kita ini sekolah di kota, orang tua kita sanak kerabat itu masih petani di kampung sana. Perjuangan kita melawan kemiskinan dan marginalisasi dimulai dari keluarga kita masing-masing di kampung dulu,” tambahnya.

Orang nomor satu di Sintang itu juga mengingatkan bahwa di tahun politik, kaum muda khususnya mahasiswa haruslah tetap berfokus pada hal-hal yang membangun dan mempersatukan masyarakat.

Baca: FKUB Singkawang Akan Usulkan Raperda Toleransi

“Pada tahun politik ini, meski kita beda pilihan, beda agama, tapi tetaplah harus satu ideologi Pancasila. Tugas kita harus melindungi segenap tumpah darah Indonesia, dengan mengisi masa kini lewat hal-hal yang positif," jelasnya.

Kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar kali ini mengusung tema, ‘Membangun karakter kader dengan pemahaman marhenisme’. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 28 sampai dengan 30 September 2018.

Baca: Deportasi 23 Warga Vietnam, Agam: Semua Biaya Pemulangan Ditanggung Kedutaannya

Ketua DPC GMNI Sintang, Kristina Rita menyampaikan bahwa GMNI Sintang sudah berdiri sejak tahun 2010. Namun memang belum begitu besar jumlah keanggotaannya karna menurutnya masih agak kurang peminat.

"Mungkin kita sebagai pengurus masih kurang dalma memperkenalkan GMNI kepada para mahasiswa yang ada di Sintang ini. Kita harapkan ke depannya, kita bisa lebih eksis dan bisa mengajak semakin banyak anak muda di Sintang untuk berjuang bagi kaum mahaen,” pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved