Buka Raker Perangkat Daerah, Ini Pesan Bupati Nasir

Dalam hal ini Bupati menyatakan, kalau pihaknya sebagai Pemerintah Daerah Kapuas Hulu terus mendorong program pelayanan administrasi

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir saat membuka acara Raker perangkat daerah tahun 2018, di Kantor DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (24/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir dan Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero menghadiri langsung kegiatan rapat kerja (Raker) perangkat daerah tahun 2018, yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, di Gedung DPRD Kapuas Hulu, Senin (24/9/2018).

Raker yang bertema "Optimalisasi Pelayanan Publik Melalui Penguatan Kerjasama Antara Daerah dan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan",dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu Rajuliansyah, Sekretaris Daerah Kapuas Hulu Muhammad Sukri, Waka Polres Kapuas Hulu Kompol R Ricky, Kasdim 1206 Putussibau, dan seluruh kepala OPD dilingkungan Pemerintah Daerah Kapuas Hulu.

Baca: Pemda Kapuas Hulu Gelar Raker, Tonton Videonya

Baca: Edi Kamtono Perintahkan Camat dan Lurah Awasi Lahan Terbakar

Dalam katasambutan Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir, bahwa program pelayanan administrasi terpadu Kecamatan (Paten) sering dibahas dalam berbagai kesempatan. "Tapi disayangkan belum berjalan maksimal karena, terkendala anggaran, sarana dan prasarana serta sumber daya manusia," ujarnya.

Dalam hal ini Bupati menyatakan, kalau pihaknya sebagai Pemerintah Daerah Kapuas Hulu terus mendorong program pelayanan administrasi terpadu Kecamatan tersebut. "Dimana program ini dapat memberikan manfaat dalam pembangunan di Kabupaten Kapuas Hulu, untuk lebih bayi lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Raker Perangkat Daerah dan sekaligus Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kapuas Hulu Frans Leonardus menyatakan, geliat daerah semakin gencar menjadikan pelayanan publik. Respon masyarakat menuntut pelayanan publik berkualitas mendorong pertumbuh, untuk menggenjot pelayanan publik.

"Maka perlu ada inovasi, sehingga pemerintah akan lebih proaktif, dan perlu kerjasama antar daerah, tentu setiap SKPD perlu melakukan regulasi yang bisa menjadi pedoman, untuk pelayanan masyarakat yang mudah dan cepat," ujarnya.

Untuk mendekatkan pelayanan pemerintah, menurutnya pihaknya sudah menerapkan Paten sejak tahun 2016, namun masih terdapat kendala dan kelemahan, cakupan kewenangan masih terbatas, sumber daya sarana dan prasaran juga masih terbatas.

"Dalam rangka raker Perda ini kami mengangkat isu kerjasama antar daerah dan paten. Dengan maksud dan tujuan, sebagai upaya membangun pemahaman bersama terhadap isu strategis pembangunan pemerintah, dan
membangun sinergisitas dalam paten di Kapuas Hulu," ungkapnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved