Polres Sambas Tangkap Kapal Pembawa 290 Batang Kayu Ilegal

Setelah dilakukan penangkapan, Kasatreskrim yang hadir langsung di lokasi mengatakan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan

Polres Sambas Tangkap Kapal Pembawa 290 Batang Kayu Ilegal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Kasatreskrim Polres Sambas AKP Raden Real Mahendra (Baju kuning) saat berada di kapal motor pengangkut kayu tanpa dokumen 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kasatreskrim Polres Sambas AKP Raden Real Mahendra mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan satu unit kapal motor yang berisikan 290 batang kayu Ilegal (Tanpa Dokumen).

"Kami telah menyita dan mengamankan satu unit kapal motor yang bermuatan kayu olahan sejumlah kurang lebih 170 potong berbagai jenis dan ukuran," ujarnya, Minggu (23/09/2018).

Baca: Rangkaian Kegiatan HUT RI ke-73 Desa Parit Bugis Ditutup, Nasionalisme Warga Diharapkan Meningkat

Baca: Dampingi Syech Ali Jaber ke Sambas, Ini Yang Disampaikan Wagub Ria Norsan

"Di waktu yang hampir bersamaan, kami juga telah menyita dan mengamankan satu unit kapal motor berwarna biru yang bermuatan kayu olahan. Didalamnya berisi kurang lebih 120 potong kayu olahan dengan berbagai ukuran dan jenis," sambungnya.

Ia menjelaskan, setelah dilakukan serangkaian penyidikan. Diketahui bahwa kayu tersebut RM (38) dan GD, warga Kecamatan Pemangkat dan warga Kecamatan Semparuk.

Kasat Reskrimreskrim Polres Sambas menjelaskan, pihaknya berhasilan melakukan penangkapan Kapal Motor pembawa kayu tersebut di aliran sungai Sambas Besar Perairan, Desa Tekarang

Yang dilakukan Pada Sabtu (22/9) sekitar yang masing-masing pada pukul 01.30 Wib dan 02.00 Wib (Pagi). 

Setelah dilakukan penangkapan, Kasatreskrim Polres Sambas yang hadir lansung di lokasi mengatakan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti.

Dengan menghitung jumlah banyaknya kayu yang dibawa oleh kapal motor tersebut. Sebelumnya, pengungkapan dan penangkapan kayu ini berawal dari laporan yang masuk ke polisi.

Dari laporan tersebut, diketahui bahwa ada upaya pelanggaran atau tindak pidana untuk menguasai hasil hutan dengan tanpa memiliki dokumen lengkap.

Laporan tersebut pun terregistrasi di Sat Reskrim Polres Sambas, dengan masing-masing nomor laporan LP Nomor : LP/260/IX/RES 5.6/Kalbar/SPKT Res Sambas tanggal 22 September 2018 tentang Tindak pidana memiliki, menguasai hasil hutan kayu tanpa dilengkapi. Dan Laporan Polisi Nomor : LP/261/IX/RES 5.6/Kalbar/SPKT Res Sambas tanggal 22 September 2018.  Tentang Tindak pidana memiliki, menguasai hasil hutan kayu tanpa dilengkapi. (One)

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved