Ireng Maulana: Mundurnya Kiai Ma'aruf Sama Saja, Beliau Tetap Sebagai Sosok Ulama Yang Dihormati

Ireng Maulana mengatakan di era Demokrasi kepentingan politik elektoral akan menentukan pemenang.

Ireng Maulana: Mundurnya Kiai Ma'aruf Sama Saja, Beliau Tetap Sebagai Sosok Ulama Yang Dihormati
FACEBOOK
Ireng Maulana MA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Ireng Maulana mengatakan di era Demokrasi kepentingan politik elektoral akan menentukan pemenang.

Menurutnya, dalam kepentingan politik elektoral, yakni perolehan suara paling banyak sebagai pemenang. Memang sulit bagi kandidat dalam pemilihan untuk melepaskan instrumen yang dapat membantunya mengkosolidasi suara pemilih.

Baca: Persib vs Persija - Febri Hariyadi Comeback, Mario Gomez Sebut Laga Penuh Gengsi

Jika bukan aturan organisasi yang tidak memperbolehkan, barangkali Kiai Ma'ruf tidak akan mundur dari posisinya di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Sebagai organisasi Islam yang memiliki basis massa yang signifikan, tentu Kiai Ma'ruf ingin selalu identik dengan PBNU baik secara struktural maupun kultural.

Manfaat yang di terima dalam urusan pemilihan akan lebih besar dampaknya ketika berada di struktur organisasi walaupun PBNU tidak berpolitik praktis.

Secara simbolik tentu memperkuat profil Kiai Ma'ruf. Publik tentu saja menghormati keputusan mundurnya Kiai Ma'ruf dari PBNU, karena sebagai seorang negarawan beliau harus bertindak demikian demi menghormati PBNU yang tidak terjun ke politik kekuasaan.

Untuk diri Kiai Ma'ruf sendiri situasinya akan sama saja baik ketika dia mundur atau bertahan karena alasan maju sebagai Cawapres, karena di lingkungan Nahdatul Ulama (NU), beliau tetap sosok ulama yang dihormati.

Sementara itu, besok akan memasuki masa kampanye. Ireng mengatakan, masa kampanye masih panjang kedepan, sehingga belum ada indikasi yang menunjukkan pergerakan dukungan warga NU kepada pasangan lain kecuali kepada Kiai Ma'ruf.

Sementara diprediksi, arus utama dukungan di lingkungan NU tetap solid kepada cawapres Jokowi ini, dan belum akan mempengaruhi arah suara pemilih dalam waktu dekat.

Halaman
12
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved