Dinkes Sintang Siap Sediakan Petugas Bagi Desa yang Belum Memiliki Tenaga Kesehatan

Dia mengakui kalau pemerintah daerah memang belum mampu membangun seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) di tingkat desa.

Dinkes Sintang Siap Sediakan Petugas Bagi Desa yang Belum Memiliki Tenaga Kesehatan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sintang Harysinto Linoh 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sintang Harysinto Linoh menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tidak mengalami kendala terkait tenaga kesehatan di Kabupaten Sintang, jumlahnya terhitung mencukupi.

"Kita perawat cukup, bidan cukup sehingga kalau ada keluhan masyarakat di desa yang katanya desanya tidak ada petugas kesehatan kita sering menghimbau kepada kepala desa tolong ajukan ke Dinas Kesehatan," katanya, Jumat (21/9/2018) pagi.

Baca: Pemkab Sintang Bina Koperasi dan UKM Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Baca: Polres Sintang Menggelar Simulasi Pengamanan Pemilu Serentak 2019

Dia mengakui kalau pemerintah daerah memang belum mampu membangun seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) di tingkat desa.

Meskipun sebenarnya setiap desa seharusnya mempunyai pondok bersalin desa (Polindes).

"Sebenarnya di setiap desa harus punya polindes tapi Pemda Sintang saat ini belum mampu dari APBD, sedangkan DAK tidak boleh membangun pusdu dan polindes," tambahnya.

Oleh karenanya, bagi desa-desa yang memang membutuhkan perawat dan bidan, tidak perlu harus mengajukan pembangunan pusdu atau polindes. Cukup carikan rumah tinggal yang layak ditinggali petugas kesehatan di sana.

Jika hal itu sudah terpenuhi, dia berjanji akan mengirim petugas kesehatan, apakah perawat ataupun bidan. Apalagi dikatakan Sintang banyak lulusan sekolah tinggi atau akademi keperawatan yang baru saja lulus.

Sementara untuk tenaga dokter, dia mengatakan juga sudah cukup. Dari 20 puskesmas se-Kabupaten Sintang masing-masing sudah memiliki tenaga dokter.

"Kalau dokter cukup di seluruh Puskesmas, jadi tidak ada masalah. Tapi memang belum semua desa punya bidan atau pun perawat, baru 90 persen yang ada. Tapi kita upayakan minimal satu desa memiliki satu tenaga kesehatan, baik bidan maupun perawat," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved