Ini Alasan Bawaslu Kayong Utara Loloskan Bacaleg yang Diduga Palsukan SKBS

Bacaleg-Bacaleg ini dinyatakan boleh dimasukan kembali ke Daftar Calon Sementara (DCS) Pileg Kayong Utara 2019.

Ini Alasan Bawaslu Kayong Utara Loloskan Bacaleg yang Diduga Palsukan SKBS
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Ketua Bawaslu Kayong Utara, Khosen 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Ketua Bawaslu Kayong Utara, Khosen membeberkan sejumlah alasan mengapa mereka meloloskan 15 Bacaleg yang diduga memalsukan Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS) RS Agoesdjam Ketapang.

Bacaleg-Bacaleg ini dinyatakan boleh dimasukan kembali ke Daftar Calon Sementara (DCS) Pileg Kayong Utara 2019.

Baca: Bawaslu Loloskan 15 Bacaleg Kayong Utara yang Diduga Palsukan SKBS

Baca: Hildi Hamid Pimpin Parpol Koalisi Tim Kampanye Jokowi - Maruf Daftar di KPU

Khosen menjelaskan, terdapat beberapa hal yang membuat pihaknya mengabulkan permohonan para Bacaleg, diantaranya pandangan majelis, fakta persidangan, dan fakta hukum.

"Fakta hukumnya seperti bukti-bukti atau dari keterangan-keterangan yang disampaikan baik pemohon, termohon, dan saksi, seperti itu," jelas Khosen di Sukadana, Kamis (20/9/2018).

Menurut Khosen, KPU Kayong Utara sudah harus menindaklanjuti putusan itu tiga hari setelah putusan dibacakan.

Sementara itu, Khosen juga menjelaskan mengapa satu dari 16 Bacaleg yang mengajukan permohonan sengketa ke Bawaslu tidak dikabulkan permohonannya. Bacaleg tersebut berasal dari Partai Hanura.

Alasannya, karena Bacaleg yang bersangkutan melampirkan SKBS untuk Pemilihan Kepala Desa, bukan Pemilihan Legislatif.

Dengan kata lain, Bacaleg tersebut telah menyerahkan berkas pendaftaran yang tidak sesuai dengan persyaratan.

"Makanya itu yang tidak kami kabulkan, memang secara substansi itu sudah tidak benar," jelas Khosen.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved