Tindaklanjuti Arahan Gubernur Kalbar Masukkan Bus, Ini Yang Dilakukan Kepala Terminal

Dalam rentang tenggat waktu selama dua minggu, pihaknya akan memonitor terus dan mengkonsolidasikan

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Barat, Manto foto bersama Gubernur Kalbar Sutarmidji,  Bupati Kubu Raya Rusman Ali,  jajaran Dishub Provinsi Kalbar dan Dishub Kota Pontianak usai hadiri acara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2018 di Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Senin (17/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Barat, Manto menegaskan pihaknya akan tindaklanjuti arahan Gubernur Kalbar terkait pemberian tenggat waktu dua minggu Kepala Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Ambawang, Kabupaten Kubu Raya untuk memasukkan seluruh bus angkutan ke terminal.

“Tentu kami akan monitor. Terminal ini di bawah kewenangan Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah XIV Kalbar. Seandainya berdasarkan hasil monitoring kami ternyata belum dilakukan maka kami arahkan sesuai dengan arahan Pak Gubernur,” ungkapnya saat diwawancarai awak media usai hadiri acara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2018 di Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Senin (17/9/2018).

Baca: Bakal Dilantik, Gerindra Minta Citra-Effendi Benahi Birokrasi

Dalam rentang tenggat waktu selama dua minggu, pihaknya akan memonitor terus dan mengkonsolidasikan antara pihak Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah XIV Kalbar selaku pengelola terminal dengan Pemerintah Kota Pontianak khususnya Dishub Kota Pontianak untuk ikut serta mengawal.

“Karena ini kan sudah lintas kabupaten kota. Jadi, banyak mobil bus besar masih masuk kota. Penertibannya itu berada di bawah kewenangan Pemkot. Pelaksanaan razia supaya mematuhi aturan akan terus kami kawal. Saya pikir cukup realistis,” terangnya.

Manto menimpali dirinya yang baru menjabat sebagai Kadishub belum melakukan investigasi terkait kenapa praktik-praktik bus-bus parkir di luar terminal masih terjadi hingga kini. Kendati demikian, ia menyadari bahwa kondisi itu telah terjadi cukup lama.

“Sebagian ada yang masuk ke Kota Pontianak. Apakah memang mereka sudah ada izin mangkal di Kota Pontianak? Saya belum mendalami. Tapi akan saya dalami,” jelasnya.

Untuk memudahkan agar bus-bus masuk terminal, pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi dan menyurati armada-armada bus yang kerap mangkal di tepi jalan Kota Pontianak untuk beralih ke terminal ALBN Ambawang.

“Berdasarkan pengamatan kami, sekarang bus-bus besar sudah banyak yang mangkal di dalam Terminal ALBN Ambawang. Tepatnya di areal belakang. Paling ramai di sini adalah sore dan malam hari,” tandasnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved