Pemkab Kubu Raya-Perum Damri Buka 6 Rute Trayek Angkutan Perintis, Peluncurannya Telah Dijadwalkan

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bekerja sama dengan Perum DAMRI membuka enam rute trayek angkutan perintis untuk masyarakat.

Pemkab Kubu Raya-Perum Damri Buka 6 Rute Trayek Angkutan Perintis, Peluncurannya Telah Dijadwalkan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bekerjasama dengan Perum DAMRI membuka enam rute trayek angkutan perintis untuk masyarakat melalui Forum LLAJ, Jumat (14/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bekerja sama dengan Perum DAMRI membuka enam rute trayek angkutan perintis untuk masyarakat.

Menurut rencana, peluncuran program angkutan perintis akan dilakukan pada Senin (17/9) mendatang di Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Sungai Ambawang dengan trayek Terminal ALBN Ambawang-Sungai Raya-Terminal Rasau Jaya.

"Pembukaan trayek angkutan perintis dilakukan seiring telah terbangunnya sebagian besar infrastruktur jalan, baik jalan poros kabupaten maupun jalan desa/lingkungan di Kabupaten Kubu Raya. Dengan kondisi itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya komit untuk optimal membangun kesejahteraan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Bupati Kubu Raya, Rusman Ali.

Baca: Penerimaan CPNS 2018 di Singkawang Akan Diumumkan Pada 19 September 2018

Menurutnya dengan membuka trayek angkutan perintis guna meningkatkan arus lalu lintas dan percepatan perputaran ekonomi masyarakat. Ia menilai saat ini tuntutan masyarakat akan pelayanan angkutan yang baik, murah, dan nyaman kian tinggi.

"Tentu saja tingginya kebutuhan masyarakat berdampak pada maraknya kehadiran angkutan umum taksi dan ojek dalam jaringan (online) yang menawarkan solusi layanan transportasi," katanya.

Namun di era keterbukaan dan persaingan sehat, ia menyatakan keberadaan angkutan massal tetap menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memacu optimalisasi pelayanan transportasi.

"Hal ini agar semua moda transportasi angkutan orang, baik angkutan orang dalam trayek maupun non-trayek bisa hadir bersama bergandeng tangan membantu pemerintah dalam pelayanan transportasi," lanjutnya.

Baca: Ustadz Abdul Somad Jawab Tudingan Ditunggangi HTI, Beberkan Alasan Batalkan Ceramah

Karena itu ia meminta semua perangkat daerah terkait mendukung program tersebut. Termasuk camat setempat yang dimintanya melakukan sosialisasi di wilayah kerja masing-masing.

"Sosialisasikan biar booming, Camat bisa sosialisasikan sehingga masyarakat tahu. Biar warga tidak menyangka yang lewat itu kendaraan carter atau sewa, sehingga ini semua bisa terlaksana dengan baik," katanya.

Keenam trayek yang akan dibuka diantaranya menurut Bupati, Terminal Rasau Jaya-Terminal Sungai Raya-Terminal ALBN Sungai Ambawang, Terminal Sungai Kakap-Terminal Punggur Kecil-Terminal Sungai Raya-Terminal ALBN Sungai Ambawang, Terminal Sungai Kakap-Jeruju Besar-Sungai Rengas-Terminal Nipah Kuning, Dermaga Suka Lanting-Terminal Sungai Raya-Terminal ALBN Sungai Ambawang, Terminal Sungai Ambangah-Terminal ALBN Sungai Ambawang-Terminal Sungai Raya, dan Kuala Mandor A-Terminal ALBN Sungai Ambawang-Terminal Sungai Raya.

"Untuk itu melalui Forum LLAJ ini kita mengharapkan saran, masukan, dan solusi nyata untuk mengembangkan wilayah-wilayah potensial dengan moda transportasi ini," tutupnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved