Pileg 2019

Parpol Ambil Dua Opsi Penyelesaian, Rudi Handoko: Logika Berpikirnya Aneh

kedua opsi ini tak bisa diambil secara bersamaan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut

Parpol Ambil Dua Opsi Penyelesaian, Rudi Handoko: Logika Berpikirnya Aneh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONO
Ketua KPU Kayong Utara, Rudi Handoko 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Ketua KPU Kayong Utara, Rudi Handoko menilai, secara logika, Parpol yang sudah mengganti Bacaleg yang diduga memalsukan Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS) bisa diartikan telah menyetujui Berita Acara (BA) KPU yang saat ini tengah disengketakan di Bawaslu Kayong Utara.

Seharusnya, katanya, Parpol tidak perlu mengajukan Bacaleg pengganti bila pada akhirnya permasalahan ini tetap dibawa ke Bawaslu Kayong Utara.

Baca: Mengenai Ekspor Beras, Ini Penjelasan Kadis Hanpang Hortikan Sanggau

"Menyetujui kan isi BA itu, menyetujui surat dari kami yang minta mengganti DCS (Daftar Calon Sementara) itu, menyetujui bahwa kita menganggap mereka ini menjadi tidak memenuhi syarat, makanya kita minta mereka ganti," katanya saat jeda sidang adjudikasi terkait masalah ini di Kantor Bawaslu Kayong Utara, Sukadana, Kamis (13/9/2018).

Ia mengaku tak tahu menahu bila ternyata Parpol masih tetap bersikukuh mengambil kedua opsi tersebut, yakni mengganti Bacaleg dan mengajukan sengketa ke Bawaslu.

Padahal menurutnya, kedua opsi ini tak bisa diambil secara bersamaan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Seharusnya, Parpol memilih satu opsi saja.

"Kalau orang mau menyampaikan (Bacaleg) pengganti (ke KPU Kayong Utara) silahkan saja, cuman kan logika berpikirnya saja menjadi aneh, tapi kan mudah-mudahan itu menjadi bahan pertimbangan Bawaslu lah," pungkasnya.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved