Breaking News:

Atasi Keluhan Warganya, Ini Program Baru Gubernur Ridwan Kamil

Secara singkat, tim cepat tanggap bakal terjun langsung untuk mengatasi aduan pelapor yang disampaikan melalui saluran media sosial.

Editor: Jamadin
Instagram/ridwankamil
Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BANDUNG  -  Untuk mengatasi keluhan warganya secara langsung,  Gubernur Jawa Barat ( Jabar) Ridwan Kamil punya program baru yang diberi nama Jabar Quick Respons.

Program ini rencananya bakal diluncurkan pekan depan. Ridwan mengatakan, Jabar Quick Respons akan mengatasi masalah kemanusiaan yang kerap ia terima setiap hari melalui akun sosial medianya.

Baca: Vois Lion Sport Wakili Kalbar Pada Kejuaraan ITC Cup dan Wali Kota Cup Surabaya

Secara singkat, tim cepat tanggap bakal terjun langsung untuk mengatasi aduan pelapor yang disampaikan melalui saluran media sosial.

"Dan yang akan coba kita rilis hari Jumat atau Senin adalah tim cepat tanggap terhadap masalah kemanusiaan yang jumlahnya banyak sekali masuk ke saya secara pribadi. Jadi ini harus disistematisasikan," tutur Ridwan Kamil, Rabu (12/9/2018) kemarin.

"Tim cepat tanggap ini nanti akan merespons masalah kemanusiaan, kesehatan di rumah sakit yang tak tertangani, kurang biaya, rumah runtuh, kecelakan dan lainnya.

Baca: Terkait Fee 30 Persen Pemkot Makassar, Bareskrim Mabes Polri Tetapkan Haija Sebagai Tersangka

"Pria yang akrab disapa Emil itu telah sempat mempromosikan akun sosial media Instagram tim cepat tanggap Jabar dengan nama @jabarquickresponse. Akun yang saat ini memilik 61.000 pengikut itu bakal menampung keluhan warga. Lantaran belum diluncurkan secara resmi, akun tersebut belum memiliki unggahan.

"Mudah-mudahan dengan yang saya sampaikan hari ini warga Jabar merasa negara hadir dalam segenap urusan dan problematikan mereka," kata Emil.

Emil mengatakan, anggaran yang digunakan bersumber dari dana operasional gubernur. Adapun tim yang dilibatkan berasal dari Dinas Sosial serta unsur relawan.

"Timnya dari Yansos bergabung dengan civil society. Gaya kita kan kolaborasi. Jadi setiap upaya ini ada sisi masyarakat dan briokrasi. Anggaran, sementara itu (dana operasional gubernur) karena saya punya keluangan buat bantu masyarakat," jelasnya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved