Masih Ditemukan Potensi Kegandaan DPT, Ini Kata Pokja

Jangan sampai, kata dia, ketika menerima data dari dukcapil tidak diverifikasi kembali kecuali data dukcapil valid dan dapat dipercaya

Masih Ditemukan Potensi Kegandaan DPT, Ini Kata Pokja
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Pokja Rumah Demokrasi Kalbar, Zainuddin Kismit 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Pokja Rumah Demokrasi, Zainuddin Kismit menuturkan DPT ganda merupakan permasalahan dari setiap pemilu ke pemilu, harusnya KPU dan Dukcapil mampu menekan atau bahkan menghilangkan data ganda tersebut melalui pengalaman pemilu sebelumnya.

"Permasalahan DPT ini tidak jauh dari permasalahan adminduk kita yang memang semeraut, artinya ada tanggung jawab Kemendagri melalui dukcapil untuk memvalidasi data kependudukan kita yang selanjutnya harus di verifikasi oleh KPU beserta perangkatnya sampai ke struktur tingkat terkecil," katanya, Rabu (12/09/2018).

Baca: Tim Futsal Gramedia Pertahankan Gelar Juara Oetama Cup 2018

Baca: Potensi DPT Ganda Capai 16 Ribu, Bawaslu Lakukan Pengawasan Berjenjang

Jangan sampai, kata dia, ketika menerima data dari dukcapil tidak diverifikasi kembali kecuali data dukcapil valid dan dapat dipercaya, karena selama ini data itu yang selalu menjadi perdebatan saat menjelang pemilu.

"Kita apresiasi adanya Sidalih sebagai upaya KPU untuk menekan data ganda akan tetapi Sidalih perlu juga di evaluasi karena tidak mampu memverifikasi kegandaan data," ujarnya.

Ia pun mendorong pihak kepolisian untuk mengusut juga terkait kasus data ganda ini.

"Karena jika itu sengaja dilakukan maka terindikasi kejahatan adminduk, tetapi jika itu kesalahan ada yang tidak melapor data pindah tempat tinggal atau yang meninggal, dan sejenisnya artinya dukcapil yang perlu di tinjau kembali sejauh mana upaya pemutakhiran itu dioptimalkan dengan melibatkan perangkat terkecil di pemerintahan seperti desa dan RT dan memberi pemahaman dimasyarakat agar ada partisipasi masyarakat untuk melaporkan data diri," tutupnya.
 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved