Pileg 2019

KPU Tetapkan Waktu Peserta Pemilu Kampanye, Catat Tanggalnya

Akan kami rapatkan dulu dan meminta usulkan dari partai politik dan calon anggota DPD

KPU Tetapkan Waktu Peserta Pemilu Kampanye, Catat Tanggalnya
ISTIMEWA
Komisioner KPU Kalimantan Utara, Chairullizza 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) merancang aturan main kampanye pemilu serentak 2019.

Rancangan itu ditetapkan yang dituangkan dalam PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye. Aturan tersebut harus diketahui secara luas dan lengkap atau komprehensif.

Masa kampanye mulai dibuka pada tanggal 23 September 2018 sampai 13 April 2019. Peserta pemilu baik partai politik, bakal calon Dewan Perwakilan Daerah, maupun, bakal calon Capres dan Cawapres harus mengikuti regulasi yang sudah diatur KPU.

Baca: Bupati Jarot Letakan Batu Pertama Pembangunan Relokasi Masjid Al Amin Sintang

Baca: Lepas dari Pengawasan Orangtua, Seorang Bocah Tenggelam di Kolam Permainan Anak

Komisioner KPU Kalimantan Utara Chairullizza mengutarakan, metode-metode kampanye meliputi pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye, pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), media sosial, iklan media massa, dan rapat umum.

"Termasuk juga debat Presiden dan Wakil Presiden. Tetapi itu langsung dilakukan oleh KPU RI," kata Chairullizza, Rabu (11/9/2018).

Materi kampanye yang diharuskan, baik oleh partai politik maupun oleh calon anggota DPD ialah pemuatan visi misi. Dan dalam penyampaiannya harus dilakukan dengan sopan, tertib, mendidik, bijak dan beradab, serta tidak provokatif.

Dalam penyiapan bahan kampanye, KPU akan memfasilitasi APK, termasuk periklanan media massa. Chairullizza mengaku, KPU Kalimantan Utara belum menghitung secara rinci kebutuhan anggaran untuk menyiapkan bahan kampanye itu.

Baca: Ngeri! Seorang Pria Penggal Kepala Istri dan Menyerahkan Diri ke Kantor Polisi

"Akan kami rapatkan dulu dan meminta usulkan dari partai politik dan calon anggota DPD," sebutnya.

Ia menegaskan, sebelum masuk jadwal tahapan kampanye tanggal 23 September, peserta pemilu tidak diperbolehkan berkampanye di media manapun.

"Tidak boleh kampanye sebelum tiba tanggal 23 September. Kalau ada, itu bisa diberi sanksi oleh yang berwenang yaitu Bawaslu," sebutnya.

Titik-titik pemasangan APK pun tidak boleh sembarang tempat. Chairullizza mengatakan KPU akan memutuskan titik-titik tersebut setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah. 

Editor: Jamadin
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved