Kemacetan Semakin Parah, Pemkot Akan Larang Roda Empat Lewati Jembatan Kapuas Satu

Memang situasi kemacetan di Kota Pontianak terutama titik tertentu semakin hari semakin memprihatinkan dan perlu adanya terobosan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Kondisi lalulintas perempatan Jalan Tanjung Raya I dan II 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANA.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak terus mencari solusi baik jangka pendek maupun jangka panjang untuk mengatasi dan memenejemen kondisi lalulintas agar macet tidak semakin parah dan mengganggu persoalan lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi menuturkan pihaknya tengah mengkaji aturan untuk mengatur lalulintas di Jembatan Kapuas I dan Jembatan Landak untuk mengatasi kemacetan yang semakin hari makin parah dan mengganggu aktivitas.

Baca: Polres Sekadau Rangkul Tokoh Agama Dalam Rangka Jaga Stabilitas Kamtibmas Bersama Polri

Baca: Ketua KPU Kayong Utara Seorang Diri Hadiri Sidang Adjudikasi Bacaleg

"Program kita dalam waktu dekat ini yang pertama di Jembatan Kapuas I itu, kita akan berlakukan jam-jam tertentu untuk roda empat tidak boleh lewat," ucap Utin Srilena Candramidi saat diwawancarai, Rabu (12/9/2018).

Memang situasi kemacetan di Kota Pontianak terutama titik tertentu semakin hari semakin memprihatinkan dan perlu adanya terobosan baik percepatan infrastruktur maupun kebijakan untuk memenejemen kendaraan agar tak terkonsentrasi pada titik tertentu saja.

Utin menegaskan, pihaknya segara mungkin mumbuat larangan pada roda empat untuk melintas di Jembatan Kapus I terutama saat jam sibuk, karena selama ini kemacetan di Pontianak hanya terjadi saat jam sibuk seperti berangkat kerja dan sekolah pagi hari serta kondisi balik dari kerja.

"Kita tengah menyusun aturan dan dalam waktu dekat akan kita berlakukan itu. Sementara untuk Jembatan Landak kontainer mulai pukul 16.00-18.00 WIB tidak boleh melewati Jembatan Landak lagi, ini juga diterapkan untuk mengurai kemacetan yang selalu terjadi," sebutnya.

Menunjang kebijakan yang akan diterapkan, pihaknya akan memasang rambu-rambu mengenai pengaturan waktunya. Apabila ada yang melanggar maka akan diberikan sanksi tilang dan pihaknya bekerjasama dengan pihak kepolisian.

"Setelah menambah pegawai, anggota perhubungan juga akan stanby mengatur lalulintas di perempatan Jembatan Kapuas itu," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved