Gelar Pelatihan Jurnalistik, Ini Harapan Ketua PWI Kalbar
Banyak yang berkarir dan sukses jadi pejabat dan akademisi, tidak ada alasan lagi untuk tidak memberi perempuan ruang melalui media,
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalbar bekerjasama dengan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Anak mengadakan pelatihan Jurnalisme Sensitif Gender Bagi Pers di Provinsi Kalbar, di Harris Hotel Pontianak pada Rabu (12/9/2018).
Ketua PWI Kalbar, Gusti Yusri berharap agar kegiatan ini semakin meningkatkan pemahaman tentang bagaimana cara, etika dan tujuan tertentu terhadap pemberitaan mengenai perempuan dan anak.
Baca: BMKG Prediksi Tiga Hari Berpotensi Cerah dan Berawan
"Tentu dengan adanya kegiatan ini, menghendaki kita supaya memberi perhatian khusus untuk jurnalis muda agar bisa dimanfaatkan," katanya.
Karena bagaimanapun, kerja Jurnalistik telah diberi rambu dan sudah diatur, secara spesifik dalam Undang-Undang, khususnya terkait isu perempuan dan anak.
Apalagi isu gender ini telah menjadi isu global, sehingga para Jurnalis di Kalbar juga perlu punya pemahaman, agar tidak melakukan pelanggaran saat peliputan dan pembuatan berita terkait perempuan dan anak.
Terkait representasi perempuan yang masih minim sebagai narasumber, menurut Gusti, dari segi keilmuan dan pemahaman sudah cukup baik.
"Banyak yang berkarir dan sukses jadi pejabat dan akademisi, tidak ada alasan lagi untuk tidak memberi perempuan ruang melalui media," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/gusti-yusri_20180912_130317.jpg)