Gandeng Berbagai Dinas Kunjungi Rutan, Ini Harapan Anggota Komisi 1 DPRD Mempawah

"Saya contohkan dinas pendidikan, mungkin ada kegiatan yang sifatnya belajar, mungkin juga bisa memberikan paket A,B, dan C,"tuturnya.

Gandeng Berbagai Dinas Kunjungi Rutan, Ini Harapan Anggota Komisi 1 DPRD Mempawah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Anggota DPRD Mempawah saat kunjungi Rutan, Rabu (12/09/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- Hari ini sejumlah anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Mempawah mengunjungi Rutan Kelas 2 B Mempawah dengan menggandeng sejumlah Dinas terkait. Senin (12/09/2018).

Ketua Komisi 1 DPRD Mempawah Herman A.P. mengatakan bahwa pada kunjungan ini bertujuan untuk melihat bagaimana Kondisi rutan Kelas 2 Mempawah, dalam berbagai segi, dari Fasilitas maupun pembinaan peningkatan kapasitas diri.

Baca: Komisi 1 DPRD Mempawah Kunjungi Rutan, Hidayah Minta Bantuan Ini

Baca: Mempawah Optimis Raih 7 Emas di Atletik pada Porprov 2018

"Baik segi fasilitas, baik juga dalam segi pembinaan, bisa dalam kerohanian, dan pemibinaan Infrastruktur,"ujarnya.

Kemudian, turut sertanya pihak Dinas yang ada di Kebupaten Mempawah pada kunjungan ini pun di katakan Herman agar pihak Dinas, nantinya dapat memfasilitasi kebutuhan dan keperluan bagi Rutan.

"Saya contohkan dinas pendidikan, mungkin ada kegiatan yang sifatnya belajar, mungkin juga bisa memberikan paket A,B, dan C,"tuturnya.

"Kemudian, berkaitan dengan Dinas PU, Perkim, kan bisa memfasilitasi dengan sarana Infrastruktur yang ada, dan bagaimana pembinaan Keterampilan, seperti keterampilan menjahit, dan serta bila dari Dinas pertanian bila mendapatkan bantuan bibit, pupuk, dan sebagainya,"imbuhnya.

Herman menekankan bahwa dalam kunjungannnya ini bagamana kita sebagai stakeholder yang ada dalam mebina mereka, dan diharapkan nantinya warga binaan yang keluar tidak bermasalah, kembali menjadi masyarakat biasa yang tidak bermasalah, dan mempunyai keterampilan.

Iapun berharap, dari kunjungan bersama dengan Dinas yang ada, nantinya Dinas terkait dapat memasukkan program yang ada untuk kebutuhan di Rutan.

"Diharap nantinya Dinas terkait ada juga masukkan program disini, seprti sarana Air bersih, pembuatan WC, penampungan Air dan sebagainya, beberapa kekurangan itu kalau bisa kita fasilitasi, masuk APBD murni, atau APBD Pembaruan, nanti kita lihatlah situasi dan kondisi dan Nomenkelatur yang paling penting,"paparnya.

Ia mengungkapkan bahwa di mungkinkan bahwa pemberian bantuan untuk Rutan tersebut dapat berupa melalui dana hibah.

"Contoh dari Kesra, ada mesjid dan ada gereja, paling tidak kita bantukan dana hibah, untuk pengecatan, pemberian kipas angin dan pembuatan Kanopi, silahkan yang ada di rutan yang mengelola, yang itu kita pentingkan,"ujarnya.

Iapun menekan bahwa Warga Binaan juga warga Negara yang memiliki Hak - Hak, yang mana warga binaan perlu dan wajib di bina, bukan di binasakan.

"Ini warga kita, yang perlu kita bina bukan di binasakan, kalau jaman dahulu iya penjara di binasakan, tapi ini perlu dibina, karena hak - hak mereka sudah terpotong, tapi selain itu hak - hak mereka seperti kesehatan, rohani, kan masih ada, hanya saja hak - hak mereka yang di luar saja yang terpotong,"paparnya.

Pihaknya pun mentargetkan bahwa apa yang ada saat ini tetap berjalan dengan baik.

Penulis: Ferryanto
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved