Ujang Ditemukan Meninggal Dunia dengan Posisi Terduduk Saat Operasikan Alat Berat Vibro

Kapolsek Empanang Iptu Suhana menyatakan, korban ditemukan pertama oleh Junaidi (Saksi) merupakan satu rekan kerja korban.

Ujang Ditemukan Meninggal Dunia dengan Posisi Terduduk Saat Operasikan Alat Berat Vibro
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Mayat Ujang Sekok saat dievakuasi ke Puskesmas Empanang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Seorang operator vibro PT. Sri Telai bernama Ruslan Abdul Gani alias Ujang Sekok (49), ditemukan sudah tak bernyawa di dalam alat berat Vibro atau Setumbal, di Jalan Kabupaten KM 8, Dusun Kayu Baung, Desa Keling Panggau, Kecamatan Empanang, Senin (10/9/2018) pukul 16.30 WIB.

Kapolsek Empanang Iptu Suhana menyatakan, korban ditemukan pertama oleh Junaidi (Saksi) merupakan satu rekan kerja korban.

Pada saat saksi dan korban hendak istirahat pulang kerja, saudara Junaidi melihat alat berat yang di kendarai atau dioperasikan, korban tidak berjalan atau berhenti.

Baca: MUI Singkawang Sebut Hukum Imunisasi MR Mubah

"Lalu Junaidi merasa heran melihat alat berat tidak berjalan. Kemudian menghampiri korban dan mengklakson korban, namun tidak ada jawaban. Setelah itu, Junaidi melihat korban dalam keadaan duduk terlentang di alat berat tersebut dalam keadaan tidak sadar," ujarnya kepada wartawan, Selasa (11/9/2018).

Iptu Suhana menjelaskan, Junaidi merasa ada yang aneh dengan dengan korban. Lalu menjemput temannya yaitu Eddy di Dusun Kayu Baung untuk memberitahukan hal tersebut, dan mengecek secara bersama-sama.

"Setelah sampai di tempat tersebut Eddy dan Junaidi mengecek keadaan korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri, atau sudah meninggal dunia," ucapnya.

Setelah mengetahui keadaan tersebut, Eddy dan Junaidi langsung menghubungi Kadus Kayu Baung, Polsek Empanang dan Puskesmas Empanang.

Baca: Suaminya Berulang Tahun, Nadine Candrawinata Kenang Saat Dimas Anggara Melamarnya

"Pada pukul 19.30 WIB, korban di bawa ke Puskesmas Empanang dan dari pihak Puskesmas Empanang menyatakan, korban telah meninggal dunia, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, diduga korban meninggal dunia mendadak karena sakit," ujarnya.

Pada pukul 21.30 WIB, korban di bawa ke Rumah Duka di Jalan Rahadi Usman Kelurahan Putussibau Kota, Kecamatan Putussibau Utara, dengan menggunakan mobil Ambulance.

"Dari Pihak PT. Sei Telai, telah menghubungi pihak keluarga korban, dan dari pihak keluarga korban pun dapat menerima korban meninggal dalam keadaan sakit," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved