Pileg 2019

Total 19 dari 23 Bacaleg yang Diduga Palsukan SKBS Diganti

Sementara, 4 dari 23 nama itu masih berpegang teguh pada proses sengketa di Bawaslu Kayong Utara.

Total 19 dari 23 Bacaleg yang Diduga Palsukan SKBS Diganti
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONO
Ketua KPU Kayong Utara, Rudi Handoko 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Sebanyak 19 dari 23 Bacaleg yang diduga memalsukan Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS) Rumah Sakit Agoesdjam Ketapang diganti oleh masing-masing Parpol.

Ketua KPU Kayong Utara, Rudi Handoko mengatakan, sejumlah Parpol sudah mengajukan nama lain untuk mengganti para Bacalegnya yang diduga melakukan pelanggaran itu.

Baca: Bawaslu Kayong Utara Temukan DPT Ganda

Baca: Bawaslu Kayong Utara Lakukan Mediasi Antara KPU dan Bacaleg Terkait Masalah Ini

Adapun, Parpol-Parpol tersebut antara lain Partai Gerindra dan PKS mengganti satu Bacaleg, Partai Demokrat mengganti 8 Bacaleg, Partai Golkar mengganti 4 Bacaleg, dan Partai Hanura mengganti 5 Bacaleg.

Sementara, 4 dari 23 nama itu masih berpegang teguh pada proses sengketa di Bawaslu Kayong Utara.

"Yang 23 itu tidak semua juga (diganti), seperti Nasdem itu kan tidak diganti (Bacalegnya)," kata Rudi di Kantor KPU Kayong Utara, Sukadana, Senin (10/9/2018).

Rudi menjelaskan, Parpol yang mendaftarkan Bacaleg pengganti itu dianggap sudah menyetujui Berita Acara (BA) KPU Kayong Utara yang berisi permohonan penggantian Bacaleg yang dianggap bermasalah.

Menurut Rudi, proses pendaftaran Bacaleg pengganti itu hanya dibuka hingga 10 September ini.

"Setelah ini kita tidak lagi menerima pendaftaran apapun dari Parpol, karena ini hari terakhir," ungkapnya.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved