Dukung Imunisasi MR, Disdikbud Sintang Surati Sekolah

Kita tentu sangat mendukung program tersebut. Dari itu setiap informasi yang kita dapat, selalu kita sampaikan ke sekolah-sekolah

Dukung Imunisasi MR, Disdikbud Sintang Surati Sekolah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / WAHIDIN
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)¬† Sintang, Yustinus 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)  Sintang, Yustinus mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi informasi dan menyurati sekolah-sekolah tentang pentingnya Imunisasi Measles Rubella (MR).

"Kita tentu sangat mendukung program tersebut. Dari itu setiap informasi yang kita dapat, selalu kita sampaikan ke sekolah-sekolah," jelasnya, Jumat (7/9/2018) malam. 

Diakuinya, memang terkadang ada beberapa kendala yang dihadapi untuk menyukseskan vaksin ini. Seperti orang tua murid yang bertanya-tanya, kenapa anaknya disuntik terus.

"Nah di sinilah perlunya koordinasi dan kerjasama yang baik. Hal tersebut kami tidak bisa menjawabnya, Dinkes lah yang menjawab," terangnya.

Baca: Curi Komputer di Kantor Travel, Dua Orang Diciduk Polisi

Baca: Pembukaan Formasi CPNS, Andika Ingin Daftar Tenaga Pendidik 

Dijelaskannya, vaksin MR ini merupakan program nasional, sudah semestinya harus didukung agar anak-anak di Sintang terhindar dari berbagai penyakit yg disebabkan virus tersebut.

"Kita juga harapkan, pihak sekolah aktif untuk melanjutkan informasi yang kita sampaikan kepada orang tua murid," terangnya.

Ia juga menerangkan, bahwa dari apa yang telah disampaikan dokter kepada dirinya, bahwa vaksin MR merupakan pencegahan terhadap infeksi virus campak dan rubella. 

Baca: Sertijab Kepala BPK Perwakilan Kalbar, Ini Harapan Gubernur Sutarmidji

Virus ini menyerang kekebalan tubuh, maka cukup berbahaya jika terkena dua penyakit ini.
Jika sudah terkena, maka akan menular. Bahkan bisa endemik atau mewabah. 

"Tapi jika anak kita kurang sehat atau sakit, orang tua bisa minta penangguhan untuk penyuntikan vaksin tersebut. Setelah sehat baru dilakukan," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved