Terkait Kasus Pembacokan Jefri, Polisi Fokus Mengenai Hal Ini

Pihaknya mengumpulkan keterangan dari saksi warga setempat yang menolong korban saat terjadinya pembacokan itu.

Terkait Kasus Pembacokan Jefri, Polisi Fokus Mengenai Hal Ini
ISTIMEWA
Korban pembacokan warga Putat Jaya Timur Gang III-B Surabaya saat dirawat di rumah sakit. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SURABAYA - Terkait kasus pembacokan terhadap Jefri (40) warga Putat Jaya Timur Gang III-B Nomor 18 Surabaya. Tim Respons Cepat Tindak (Respatti) Polrestabes Surabaya telah melimpahkan kasus tersebut ke Polsek Sawahan.

Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Haryoko Widhi menjelaskan meski begitu pihaknya menunggu berkas Laporan Polisi (LP) supaya bisa menindaklanjutinya.

Pasalnya, sampai saat ini korban belum belum melapor secara resmi.

"Kami masih fokus pada penyembuhan korban setelah itu korban melaporkan secara resmi ke kantor polisi kemudian akan dilakukan penyelidikan," ujarnya saat dihubungi SURYA.co.id, Kamis (6/9/2018).

Baca: Terkait Bacaleg Bermasalah di Kayong Utara, Ini Dua Opsi Yang Ditawarkan

Haryoko mengatakan kendati demikian sebagai langkah antisipiasi anggotanya telah berinisiatif untuk mendatangi korban di rumah sakit dr Soetomo Surabaya guna mengorek informasi terkait identitas pelakunya.

Pihaknya mengumpulkan keterangan dari saksi warga setempat yang menolong korban saat terjadinya pembacokan itu.

Pihaknya sangat berharap agar korban segera melapor untuk mengantisipasi agar pelaku tidak merlarikan diri ke luar kota.

Baca: Bocah 12 Tahun Tewas Dianiaya Lima Orang Seumurannya, Pemicunya Spele

"Identitas pelaku sudah diketahui yang merupakan orang yang dikenal korban. Lebih pastinya kami menunggu laporan korban sehingga bisa segera ditindaklanjuti untuk dimulainya penyelidikan kasus penganiayaan," ungkapnya. 

Apakah korban pernah dua kali berkelahi dengan pelaku? Haryoko membenarkan kalau korban pernah terlibat pertengkaran dengan pelaku hingga berujung perkelahian.

Namun korban tidak melaporkan kejadian itu ke pihak Kepolisian.

"Iya dulu korban dan pelaku pernah berkelahi tapi tidak tahu kenapa korban tidak melapor," ucap mantan Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri ini.

Editor: Jamadin
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved